Home Ekonomi Pertamina RU III Siap Pelopori Green Refinery

Pertamina RU III Siap Pelopori Green Refinery

Palembang, Gatra.com – Mendukung program Pemerintah dalam bauran energi dan guna mencapai target kemandirian energi Nasional, Pertaminan Refinery Unit III Palembang, pelopori untuk penggunaan energi berbahan baku CPO.

General Manajer Pertamina RU III Palembang, Mohammad Hasan Effendi mengatakan, sebagai pemegang mandat untuk merealisasikan Program Strategi Nasional (PSN) guna pengembangan bahan bakar nabati yakni berbahan baku dari turunan kelapa sawit (Green Refinery).

“Secara nasional memang, cadangan energi fosil yang diolah pertamina itu hanya tersisa 42%. Selebihnya untuk memenuhi produksi akan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), mendatangkan dari luar,” ujarnya pada acara Meet and Greet di Palembang, Jumat (26/2).

Ia menjelaskan, untuk produk turunan dari green refinery berupa premium dan solar. Hanya saja yang memungkinan untuk mengolah CPO dengan proses Hydrorefining (H2 & Katalis) menghasilkan Green Fuel dari pemanfaatan CPO yakni BBM solar (D100). Sementara untuk premium masih butuh pengembangan, di mana saat ini baru berjalan B30 menuju B50.

“Saat ini infrastrukturnya sedang dibangun bisa beroperasi di akhir 2023. Ini merupakan satu-satunya di kilang musi di Dunia,” ungkap Hasan.

Sementara, Manajer RPO Asteria Tri Wahjuni menambahkan, mengenai cadangan yang diterima melalui pipa dari Prabumulih, Jambi, dan Pendopo, melalui jalur pipa pengelolaan energi fosil di RU III Plaju, Palembang, presentasinya mencapai 42 persen.

“Selebihnya ada 58 persen, minyak mentah yang diterima melalui kapal yang diperoleh dengan mencari sumber-sumber minyak dari tempat-tempat lain di Indonesia,” ujarnya.

Dalam catatan nasional dalam 10 tahun terakhir, pasokan energi fosil di tanah ini secara produksi yang dikelola PT Pertamina (Persero), yakni kurang lebih 900 ribu perhari. Namun, kondisi sekarang hanya dapat memproduksi 600 ribu barel perhari.

Untuk diketahui, kilang minyak yang dimiliki Pertamina RU III sudah memiliki usia 100 tahun. Merupakan peninggalan dari Belanda di Plaju, dan Amerika di Sungai Gerong. Dalam kondisi ini, Pertamina RU III sendiri, selain memproduksi BBM (minyak tanah, solar/dex, premium/pertamax dan Aftur) juga mengelola biji plastik dan Breezon MC-32 (variant refrigerant baru yang memiliki efisiensi panas dan dampak lingkungan yang lebih unggul dibandingkan refrigerant R-22).

850