Home Kesehatan Amerika Hentikan Pengobatan COVID dengan Plasma Konvalesen

Amerika Hentikan Pengobatan COVID dengan Plasma Konvalesen

Hollywood, Gatra.com- Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah menghentikan uji coba menggunakan plasma darah konvalesen dari penyintas COVID untuk pengobatan pasien COVID-19 ringan hingga sedang karena tidak ada manfaat. Reuters, 02/03.

NIH mengatakan keputusannya didasarkan pada temuan dewan pemantau data independen.

Tindakan badan kesehatan tersebut dilakukan kurang dari dua bulan setelah uji coba internasional plasma konvalesen dihentikan karena tidak ada manfaat yang ditemukan. Studi lain yang dilakukan di India dan Argentina juga tidak menemukan manfaat yang jelas bagi mereka yang sakit parah dengan penyakit tersebut.

Uji coba AS telah mendaftarkan 511 dari 900 peserta, yang diberi plasma darah dari pasien COVID-19 yang pulih atau plasebo.

Analisis baru-baru ini menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam proporsi pasien yang membutuhkan perawatan darurat, harus dirawat di rumah sakit atau meninggal dalam waktu 15 hari setelah memasuki uji coba, kata NIH.

Plasma pemulihan COVID-19, juga dikenal sebagai "plasma yang selamat", mengandung antibodi, atau protein khusus, yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh terhadap virus korona baru. Lebih dari 100.000 orang di Amerika Serikat dan lebih banyak lagi di seluruh dunia telah diobati sejak pandemi dimulai.

3875