Home Info Satgas Covid-19 Tunggu PTM dan Vaksin, Guru Diimbau Tak Keluar Kota

Tunggu PTM dan Vaksin, Guru Diimbau Tak Keluar Kota

Cilacap, Gatra.com –  Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah meminta agar guru dan tenaga kependidikan tak keluar kota. Ini adalah bagian dari cara agar risiko tertular Covid-19 bisa ditekan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Kastam mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) baru dilakukan minimal sepekan sekali. Adapun jadwal belajar tatap muka reguler tingat SD dan SLTP belum ditentukan.

“Implementasinya guru atau karyawan yang WFH dan siswa yang daring stay at home atau tidak keluar rumah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau tidak ada pendidik dan kependidikan yang keluar kota,” katanya.

Kastam juga mengemukakan, pegawai sekolah kantor di Dinas Pendidikan lebih disiplin menggunakan jam kerja dan jam sekolah untuk mencegah penularan Covid-19. Protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat untuk menekan risiko paparan Covid-19.

Terlebih, guru dan pegawai kependidikan belum mendapatkan vaksin Covid-19. Vaksinasi baru dilakukan terhadap pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap.

“Baru tenaga di Dinas P dan K yang sudah divaksin, untuk guru segera dijadwalkan,” ucapnya.

Dia mengklaim persiapan vaksin Covid-19 untuk guru dan tenaga kependidikan sudah dilakukan. Di antaranya dengan pendataan guru. Sebanyak 7.500 guru akan divaksin Covid-19.

“Sambil menunggu PTM dan sekaligus untuk menumbuhkan rasa percaya diri terbebas dari Covid, 7.500-an pendidik dan tenaga kependidikan akan divaksin,"paparnya.

Namun, Kastam mengaku belum mengetahui kapan vaksinasi Covid-19 guru dilakukan.

Vaksinasi ini adalah bagian dari persiapan pembelajaran tatap muka reguler, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Pasalnya, meski sudah divaksin pencegahan Covid-19 harus dilakukan dengan disiplin tinggi.

“Baru tenaga kantor, nunggu jadwal dari Dinkes tetapi sudah didata semua," katanya.