Home Ekonomi Harga Gabah Anjlok, Dinas Pertanian: Berat Intervensi Pasar

Harga Gabah Anjlok, Dinas Pertanian: Berat Intervensi Pasar

Blora, Gatra.com-  Harga gabah di pasaran saat ini menyentuh level terendah yakni sebesar Rp3.200 per kilogram. Dinas Pertanian Kabupaten Blora menyebut anjloknya harga gabah petani merupakan mekanisme pasar. 

 

 

"Kalau produksinya naik, mekanisme pasar biasanya harganya turun," ucap Lilik Setyawan Kabid Tanam Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Blora, Jumat (13/3). 
 
Meskipun kondisi tersebut telah menjadi hukum pasar, tapi pihaknya akan berusaha untuk menyelamatkan nasib para petani.
 
"Hanya saja memang kita di Dinas Pertanian ada lumbung, ada pengering, ada penggilingan, harapannya itu ya bisa menyerap. Kalau secara keseluruhan memang berat untuk ikut mengintervensi harga itu berat," terangnya.
 
Namun kembali lagi, adanya penurunan harga gabah di tingkat produsen yang sedang panen, sudah menjadi mekanisme pasar.
 
"Ya memang resikonya seperti ini. Ketika produksinya itu naik dengan kondisi yang bagus ini, ada resiko. Ketika produksinya tinggi, permintaan tetap, maka harganya akan turun," tandasnya.
 
Lilik menjelaskan pada Februari ini gabah yang dipanen petani Blora totalnya sekitar 70 ribu ton, dengan luas lahan sekitar 14 ribu hektar.
 
"Kalau nanti Maret puncak panen, diperkirakan akan sekitar 40 ribuan hektar panen. Pekan pertama sudah 6000 hektar, jadi kalau 40 ribu hektar ada sekitar 200 ribu ton gabah kering panen. Kalau diberaskan mungkin sekitar 150 ribu ton," jelasnya.
480