Home Gaya Hidup FKUB Lobar Kecam Aksi Bom Makassar

FKUB Lobar Kecam Aksi Bom Makassar

Lombok Barat, Gatra.com- Menyikapi peristiwa bom bunuh diri di Makassar, Ketua Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB) Lombok Barat ( Lobar), TGH. Subki Sasaki sangat menyayangkan peristniwa tersebut terlebih terlebih saat ini Umat Islam akan menyambut Bulan Suci Ramadhan.

“Sangat disayangkan, dimana umat islam saat ini sedang bersiap-siap menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, bulan penuh berkah, penuh kasih sayang, dan penuh rahmat dari Allah SWT,” ungkapnya di Lombok Barat, Senin (29/3).

Menurutnya, peristiwa bom bunuh diri itu, sangat bertentangan dengan ajaran Agama Islam, sebagaimana Nabi Muhammad bersabda ‘tidaklah kalian memudaratkan diri sendiri dan atau memudaratkan orang lain.

Dimana, Bulan Ramadhan penuh dengan keberkahan, bulan syaban, yang dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi. Dikatakan, dalam menyambut bulan Suci Ramadhan, seharusnya memperbanyak istigfar, memperbanyak doa-doa agar mendapat keberkahan dari Allah SWT.

“Bahwa orang yang melakukan bunuh diri itu masuk neraka, sehingga apapun sebabnya, apapun alasannya, bunuh diri dalam Islam adalah sesuatu yang diharamkan dan dilarang,” tegasnya.

TGH. Subki Sasaki juga menekankan bahwa, bom bunuh diri tersebut sangat melukai perasaan umat Islam yang akan menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan,” ujar Subki Sasaki yang juga , Pimpinan Ponpes Nurul Madinah Dusun Pelulan Desa Kuripan Utara Kec Kuripan Lombok Barat ini.

Dirinya mengajak untuk menyebarkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin, Islam yang penuh Kasih sayang, baik kepada Umat Islam maupun kepada umat Non Muslim dan untuk semua manusia.

Pada kesempatan itu, TGH. Subsi Sasaki mengajak kepada seluruh Umat Islam, untuk menjaga citra Umat Islam, menjaga NKRI yang rahmatan lil alamin.

TGH. Subki Sasaki yang juga mengatakan, terlebih saat ini Umat Islam akan menyambut Bulan Suci Ramadhan. “Sangat disayangkan, dimana umat islam saat ini sedang bersiap-siap menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, bulan penuh berkah, penuh kasih sayang, dan penuh rahmat dari Allah SWT,” ungkapnya.

Menurutnya, peristiwa bom bunuh diri itu, sangat bertentangan dengan ajaran Agama Islam, sebagaimana Nabi Muhammad bersabda ‘tidaklah kalian memudaratkan diri sendiri, dan atau memudaratkan orang lain’.

“Dimana, Bulan Ramadhan penuh dengan keberkahan, bulan syaban, yang dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi,” jelasnya.

Sehingga, dalam menyambut bulan Suci Ramadhan, seharusnya memperbanyak istigfar, memperbanyak doa-doa agar mendapat keberkahan dari Allah SWT.

“Bahwa orang yang melakukan bunuh diri itu masuk neraka, sehingga apapun sebabnya, apapun alasannya, bunuh diri dalam Islam adalah sesuatu yang diharamkan dan dilarang,” tegasnya.

TGH. Subki Sasaki juga menekankan bahwa, bom bunuh diri tersebut sangat melukai perasaan umat Islam yang akan menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan.

“Mari kita menyebarkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin, Islam yang penuh Kasih sayang, baik kepada Umat Islam maupun kepada umat Non Muslim dan kita semua,” pungkasnya.

219