Home Kebencanaan BNPB: Banjir Bandang di NTT, 256 Warga Mengungsi

BNPB: Banjir Bandang di NTT, 256 Warga Mengungsi

Jakarta, Gatra.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 256 warga telah mengungsi di Balai Desa Nelemawangi serta sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike, dalam bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga pukul 05.00 WIB, Senin pagi, (5/4).

BPNPB menyebut terdapat 24 warga hilang akibat bencana tersebut dan 44 orang meninggal dunia. Sedangkan, warga yang mengalami korban luka-luka segera mendapatkan perawatan medis.

"Sebanyak sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan terdampak peristiwa ini. Kedelapan desa tersebut yaitu Desa Nelemadike dan Nelemawangi (Kecamatan Ile Boleng), Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang (Adonara Timur), Desa Oyang Barang dan Pandai (Wotan Ulu Mado), dan Desa Duwanur, Waiwadan dan Daniboa (Adonara Barat)," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati, dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra pada Senin pagi, (5/4).

BNPB mencatat, terdapat kerugian materil termasuk 17 unit rumah yang hanyut, 60 unit terendam lumpur, serta terdapat 5 jembatan putus. BPBD setempat juga masih terus melakukan pendataan dan verifikasi dampak korban maupun kerusakan infrastruktur.

"Beberapa kendala dihadapi dalam mendukung upaya penanganan darurat. BPBD Kabupaten Flores Timur menginformasikan akses utama melalui penyeberangan laut, sedangkan kondisi hujan, angin dan gelombang membahayakan pelayaran kapal. Di sisi lain, evakuasi korban yang tertimbun lumpur masih terkendala alat berat," kata Radit.

Radit mengatakan, peristiwa itu dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sejak Minggu dini hari, (4/4) pukul 01.00 waktu setempat atau Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis dua bibit siklon tropis yang bisa berdampak pada cuaca ekstrem. Salah satunya potensi curah hujan lebat serta angin kencang di wilayah NTT pada sepekan ini, mulai dari 3-9 April 2021.

190

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR