Home Info Satgas Covid-19 Di Dolan Kene, Perempuan Tani Digerebek Satgas

Di Dolan Kene, Perempuan Tani Digerebek Satgas

Karanganyar, Gatra.com- Terjadi insiden penggerebekan Satgas Gugus Tugas Covid-19 di Rumah Makan Dolne, Desa Harjosari, Karangpandan, Karanganyar Jateng, Senin (5/4). Satgas menyoal acara pelantikan perempuan tani HKTI Karanganyar yang tanpa mengantongi izin kerumunan.

"Saya benar-benar kecewa dan menyayangkan. Tidak ada izin atau pemberitahuan adanya kegiatan yang mengundang kerumunan. Penularan Covid-19 di desa ini sudah mengkhawatirkan. Hanya minta waktu semenit saja untuk bicara," kata Kades Harjosari, Sutarso di hadapan para tamu acara pelantikan pengurus DPC Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Karanganyar periode 2021-2026 di Rumah Makan Dolan Kene (Dolne).

Sutarso menghentikan MC yang sedang membacakan rundown acara. Ia meminta ia menyerahkan mic untuk menyampaikan kekesalannya. Aparat Satpol PP, TNI dan Polri yang mendampinginya, menunggu di luar area.

"Tak ada pemberitahuan sama sekali. Padahal semua acara yang melibatkan massa di Desa Harjosari harus didampingi satgas. Kita jaga bersama agar aturan prokes ditegakkan. Bahkan hajatan juga dibatasi," katanya.

Begitu ia selesai menyampaikan tegurannya, panitia langsung meminta maaf di hadapan publik. Di forum itu diundang Kepala Disparpora Titis Sri Jawoto, Ketua TP PKK Kabupaten Siti Chomsyah, sejumlah kepala desa dan pengurus DPD Perempuan Tani HKTI Jawa Tengah.

Lebih lanjut Sutarso mengatakan tegurannya itu tak berlanjut ke pembubaran acara. Acara itu tetap berlangsung. "Kita masih punya toleransi. Di acara itu minimal harus ditegakkan 3 M yakni pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Saya di sini karena laporan masyarakat adanya kerumunan di tempat ini," katanya.

Ia menegaskan sikapnya itu bukan tanpa alasan. Dari tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19, diantaranya dari klaster kontak erat. Selain itu, ia memegang instuksi bupati terkait pelaksanaan PPKM mikro. "Dari warga yang pegawai pabrik dan ada yang dari keluarga luar kota, lalu tertular. Kita jaga benar. Keluarga yang positif kini sudah diisolasi," katanya.

Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Karanganyar, Nur Faisah meyakini sudah mengondisikan panitia menyelenggarakan acara. Setahu dirinya, urusan perizinan sudah ditangani pengurus. Terkait peringatan keras dari Satgas Covid-19, ia memahaminya. Ke depan, ia akan memperbaiki komunikasi dengan kewilayahan.