Home Politik Vaksinasi Dikaitkan Pilkada, Kadiskes Diisukan Tak Netral

Vaksinasi Dikaitkan Pilkada, Kadiskes Diisukan Tak Netral

Labuhanbatu, Gatra.com - Putusan MK terkait PSU di 9 TPS Pilkada Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut yang akan dilaksanakan oleh KPU setempat pada 24 April mendatang, terkesan tidak baik-baik saja. 
 
Bagaimana tidak, Kadiskes Labuhanbatu, H Kamal Ilham nyaris menjadi korban pelaporan ketidaknetralan dan terkesan mendukung salahsatu Paslon pasca foto bersama dengan sejumlah jurnalis dan tokoh masyarakat yang kebetulan sebagai Cawabup.
 
Alkisah, tanggal 26 Maret 2021, sejumlah jurnalis mendatangi Dinkes guna mengikuti vaksinasi. Secara bersamaan, H Freddy Simangunsong beserta istrinya Hj Ellya Rosa Siregar yang kebetulan menjadi Cawabup berpasangan dengan H Erik Adtrada Ritonga juga ikut vaksinasi. 
 
Usai vaksinasi, Kadiskes Labuhanbatu foto bareng beserta tokoh masyarakat tepat di depan spanduk bertuliskan "Saya Sudah di Vaksin". 
 
Belakangan, sejumlah oknum menduga bahwa Kadiskes mendukung salahsatu Paslon, bahkan dilaporkan oleh seorang warga Kecamatan Bilah Hilir dengan tudingan tidak netral selaku ASN.
 
Beruntung, Bawaslu tidak melanjutkan laporan dikarenakan dinilai sudah kedaluarsa. Hal itu juga diakui Divisi Penanganan Pelanggaran, Fahrijal Sahputra Rambe, Kamis (8/4) bahwa pihaknya dalam rapat pleno memutuskan laporan tidak dapat dilanjutkan.
 
Diakui Fahrijal, ada warga Kecamatan Bilah Hilir melaporkan oknum Kadiskes. Ternyata setelah dikaji, maka dilakukan pleno pimpinan dengan putusan tidak dapat diterima dikarenakan telah kadaluarsa.
 
"Berdasarkan undang-undang, maka laporan dianggap melebihi batas waktu. Namun, tahapannya diterima dahulu baru dikaji apakah memenuhi syarat formil dan materil serta aturan lainnya," papar Fahrijal.
 
Sementara, Kadiskes Labuhanbatu, H Kamal Ilham melalui telepon selular mengakui sudah mendapat kabar itu. Foto bersama dengan latarbelakang spanduk bertuliskan "Saya Sudah di Vaksin" dikantornya itu, merupakan hal biasa.
 
Selaku Kadiskes, dia berupaya keras melakukan pencegahan sebaran Covid-19, termasuk melakukan vaksinasi. "Saya menampung aspirasi jurnalis dan tokoh, terlebih rela datang. Pandemi sudah merebak, maka harus saya layani," tutur Kamal Ilham.
 
Sebagai pelayan, sambungnya, siapapun yang datang harus dilayani dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh ada ketimpangan. Malah dirinya mengaku bersyukur jika ada warga terlebih tokoh masyarakat yang datang ingin divaksin.
 
Sementara, tokoh masyarakat H Freddy Simangunsong ditemui menjelaskan kehadiran mereka sebaiknya tidak dikaitkan dengan PSU Pilkada. Selaku masyarakat, dirinya berkeinginan mematuhi anjuran pemerintah terkait vaksinasi.
 
"Heran juga, masak kita patuh anjuran pemerintah, malah dinilai miring. Isu ASN tidak netral itu menyebabkan kerugian bagi Kadiskes, kasihan dia jadi korban gorengan isu politik. Kita sangat berharap PSU berjalan sukses dan kondusif," papar Freddy.
 
443