Home Kebencanaan TNI AD Rekonstruksi Jembatan Putus di NTB

TNI AD Rekonstruksi Jembatan Putus di NTB

Jakarta, Gatra.com - Satgas Zeni TNI Angkatan Darat (AD) dari Yonzikon 13/Karya Etmaka merekonstruksi jembatan di wilayah Bolo, Desa Rade, Kabupaten Bima yang terputus akibat diterjang banjir bandang, Jumat, (9/4).

Sehari setelahnya, tim Satgas Zeni TNI AD langsung mengerjakan pembangunan jembatan itu sepanjang 30 meter dan lebar 5 meter dengan membuat pondasi untuk bentangan jembatan. Jembatan itu menghubungkan Desa Bolo dan Desa Rade, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB)

"Ini bentuk respons dan kepedulian TNI AD untuk membantu masyarakat agar dapat beraktivitas kembali dan akses transportasi melalui jembatan ini dapat kembali normal," tutur Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani melalui keterangan resminya, Sabtu (9/4).

Ahmad menyebut, pembangunan jembatan itu juga melibatkan masyarakat. Diperkirakan, rekonstruksi jembatan di Rade ini dapat digunakan dalam waktu dua minggu ke depan.

Setidaknya, ada 51 personel yang dilibatkan dalam rekonstruksi jembatan. Sementara, ada tiga lokasi yang menjadi target pada tahap awal ini, akan tetapi mereka difokuskan mengerjakan jembatan di Desa Rade karena memiliki tingkat kerusakan yang parah. Setelahnya, tim lain dalam Satgas itu juga mengerjakan rekonstruksi jembatan di wilayah Desa Campa.

"Selain di Desa Rade ini, tim akan kami kerahkan juga di Desa Campa agar proses pembangunan jembatan di beberapa lokasi dapat kami selesaikan secepatnya, agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera beraktivitas normal kembali, " kata pimpinan Satgas, Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan.

Pada kesempatan tersebut, Camat Madapangga, M. Saleh menyampaikan terima kasih atas bantuan TNI AD. Saleh menyebut jembatan itu adalah akses satu-satunya bagi warga beberapa desa di kecamatannya.

"Kami sangat bersyukur bahwa hanya dalam hitungan hari sejak banjir bandang memutus jembatan ini, TNI AD bergerak cepat mengirimkan bantuan pembangunan kembali jembatan yang putus ini, " ujar Camat.

Ia berharap setelah dibangun warga bisa beraktivitas seperti biasa, utamanya melakukan aktivitas perekonomian.

185