Home Olahraga Ferdinand, Ozil, dan Herrera Kompak Semprot ESL

Ferdinand, Ozil, dan Herrera Kompak Semprot ESL

Manchester, Gatra.com – Sebanyak dua belas klub, yang mengklaim sebagai Klub-klub Pendiri (Founding Clubs), telah sepakat untuk membentuk kompetisi baru bernama European Super League. Kecaman mengalir dari berbagai pihak, tak terkecuali dari para pesepak bola profesional itu sendiri.

“Bagi saya ini adalah perang melawan sepak bola,” ujar mantan bek tengah Manchester United, Rio Ferdinand, saat menjadi pandit di BT Sport, Senin, (19/4).

“Ini adalah aib, ini memalukan, dan ini bertentangan dengan segala hal tentang sepak bola,” tambahnya.

Mantan pengatur serangan Arsenal yang kini merumput di klub Turki Fenerbahce, Mesut Ozil, juga mengungkapkan keresahannya. “Anak-anak kecil bermimpi memenangkan Piala Dunia dan Liga Champion – bukan Super League. Kegembiraan [menikmati] pertandingan-pertandingan besar itu karena pertandingan-pertandingan tersebut hanya sekali atau dua kali terjadi dalam satu tahun, bukan tiap pekan. [Pembentukan kompetisi baru ini] sangat sulit untuk dipahami oleh semua penggemar sepak bola di luar sana,” cuit Ozil melalui akun Twitter pribadinya @MesutOzil1088.

Gelandang Paris Saint-Germain, Ander Herrera, mengemukakan kekesalan yang serupa. “Saya jatuh cinta dengan sepak bola yang populer, sepak bola milik penggemar, dengan mimpi melihat tim pujaan hati saya bertarung melawan klub-klub hebat,” tulis Herrera dalam sebuah foto yang diunggah lewat akun Twitter pribadinya @AnderHerrera.

“Kalau kompetisi European Super League melaju, mimpi-mimpi tersebut selesai, ilusi penggemar dari tim-tim yang bukan tim-tim raksasa yang mampu memenangkan pertandingan di atas lapangan di kompetisi tertinggi akan berakhir,” tambahnya.

“Saya cinta sepak bola dan saya tak bisa tinggal diam soal ini. Saya percaya pada kompetisi Liga Champions yang bisa diperbaiki, bukan pada orang-orang kaya yang mencuri apa yang rakyat biasa telah ciptakan, yang tak lain adalah olahraga paling indah di planet ini,” semprot Herrera.

Seperti diketahui, klub-klub elit dari tiga liga top Eropa, yakni English Premier League, La Liga, dan Serie A, telah sepakat untuk membentuk kompetisi baru.

Enam klub dari Inggris yang telah sepakat adalah Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspurs. 

Sementara dari La Liga, Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid yang saat ini sedang saling sikut di posisi tiga besar untuk menggapai trofi Liga Spanyol akhir musim nanti telah menyatakan kesediaannya untuk ikut European Super League.

Lalu dari tanah Italia, tiga rival AC Milan, Inter Milan, dan Juventus ikut mendukung dijalankannya kompetisi baru ini dalam waktu dekat.

Kabarnya, para Klub-klub Pendiri ini akan segera menggelar diskusi dengan UEFA dan FIFA. Hanya saja, sejauh ini, badan sepak bola Eropa dan Dunia tersebut menolak adanya kompetisi European Super League.

“Sepak bola didasarkan pada kompetisi terbuka dan nilai-nilai olahraga; tak bisa sebaliknya,” tulis pernyataan resmi UEFA.

UEFA juga mengancam klub-klub yang tergabung dalam kompetisi European Super League dengan larangan mengikuti kompetisi, baik level domestik, level Eropa, maupun level dunia. Selain itu, para pemainnya pun berpotensi dilarang bermain bagi tim nasionalnya.

Selain UEFA, FIFA juga mengeluarkan pernyataan sikap. “Dalam pandangan kami, dan berdasar kepada statuta kami, kompetisi sepak bola apapun, baik tingkat nasional, daerah, ataupun global, harus mencerminkan prinsip-prinsip solidaritas, inklusivitas, integritas, dan redistribusi keuangan yang merata,” tulis FIFA melalui laman resminya.

428