Home Olahraga Deretan Pelatih Jerman yang Tak Melembek Usai Kalah di Final

Deretan Pelatih Jerman yang Tak Melembek Usai Kalah di Final

Berlin, Gatra.com – Thomas Tuchel berhasil mengukir namanya sendiri sebagai pelatih kelas dunia setelah sukses mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Champions untuk kedua kalinya setelah menyudahi perlawanan Manchester City dengan skor tipis 1-0 pada akhir pekan lalu.

Semusim sebelumnya, Tuchel juga sempat mencicipi laga final Liga Champions ketika menukangi Paris Saint Germain. Kala itu, tim asuhannya harus mengakui keunggulan Bayern Munchen dan harus rela menjadi runner-up.

Walau begitu, kekalahannya semusim silam tak membuat Tuchel melembek. Ia bangkit lagi dan, sebagai bukti, ia berhasil mencicipi laga final kompetisi yang sama untuk kedua kali secara berturut-turut. Kali ini ia memenangkannya.

Namun demikian, Tuchel bukanlah pelatih pertama yang mencatatkan statistik seperti itu. Kejadian serupa juga sebetulnya pernah dialami oleh pelatih-pelatih asal Jerman lainnya, seperti Jupp Heynckes dan Jürgen Klopp. Kedua pelatih tersebut juga meraih trofi Liga Champions setelah menjadi runner-up di musim sebelumnya.

Di final Liga Champions musim 2012-2013 yang digelar di Wembley, Heynckes sukses membawa München menjadi raja Benua Biru setelah semusim sebelumnya harus merelakan takhta tersebut direbut Chelsea. Di laga final tersebut, The Bavarians sukses membuat Borussia Dortmund bertekuk lutut dengan skor tipis 2-1.

Sementara itu, Klopp menjalani pengalaman serupa ketika membawa Liverpool menjuarai Liga Champions musim 2018-2019. Ia sukses mengantar The Reds menyabet gelar Champions untuk keenam kalinya sepanjang sejarah klub setelah menghabisi Tottenham Hotspur 2-0. Di musim sebelumnya ia kalah di partai final dan harus merelakan Trofi Kuping Gajah dibawa pulang Real Madrid.

Dengan demikian, Tuchel, Heynckes, dan Klopp telah sama-sama menasbihkan dirinya masing-masing sebagai pelatih yang tak menjadi lembek setelah kalah di partai final Liga Champions musim sebelumnya.

Terdapat satu catatan unik lainnya setelah Tuchel sukses memboyong trofi Liga Champions ke London akhir pekan kemarin. Selain sama-sama berkebangsaan Jerman dan bangkit dari kekalahan di partai final musim sebelumnya, ketiga pelatih di atas sukses menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih kelas dunia di partai final melawan tim dari liga masing-masing.

Di musim 2012-2013, Heynkes memenangkan partai All German Final setelah menumpas Dortmund. Di musim 2018-2019, Klopp menjadi raja All England Final setelah mempermalukan Tottenham Hotspur. Begitu pula Tuchel yang sukses memenangkan All England Final setelah mengalahkan Manchester City.

83