Home Olahraga PB PASI Putuskan Kirim Alvin Tehupeiory Tampil di Olimpiade

PB PASI Putuskan Kirim Alvin Tehupeiory Tampil di Olimpiade

Jakarta, Gatra.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) telah memutuskan akan mengajukan nama sprinter putri Alvin Tehupeiory untuk mengisi Universality Quota atau wildcard untuk tampil di ajang Olimpiade 2021.

Sesuai peraturan Universality Quota, berhubung tidak ada atlet putri Indonesia yang lolos kualifikasi, maka Indonesia diberikan kuota satu orang atlet putri untuk bisa tampil di Olimpiade 2021 yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 23 Juli - 8 Agustus 2021.

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, sejak awal calon yang disiapkan PB PASI adalah atlet lari gawang 100 meter putri, Emilia Nova, mengingat prestasinya sebagai peraih medali perak Asian Games 2018 dan emas SEA Games 2019.

“Namun beberapa minggu lalu ditemukan adanya cedera di punggung Emilia, sehingga dia tidak mungkin berangkat. Kami telah memutuskan untuk mengajukan nama Alvin Tehupeiory untuk mendapat persetujuan dari World Athletics,” ujar Luhut dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (16/6).

Sprinter putri asal Maluku, Alvin Tehupeiory merupakan pemegang rekor nasional lari 200 meter sejak tahun 2019 lalu yang sebelumnya dipegang oleh Irene Truitje Joseph dan telah bertahan sejak tahun 1999. Dengan keputusan ini, Alvin akan mendampingi Lalu Muhammad Zohri yang sudah lebih dulu mengamankan tempat untuk berkompetisi di Olimpiade Tokyo.

Sebelumnya, World Athletics sebagai badan pengelola internasional olahraga atletik telah menetapkan 1.900 tempat yang terbagi ke dalam 48 nomor pertandingan di Olimpiade Tokyo. Proses kualifikasi dilakukan melalui dua cara. Pertama, berdasarkan peringkat dunia yang ditentukan dari pengumpulan skor dan kedua, atlet tersebut melampaui limit yang ditentukan. 

Lalu Muhammad Zohri sendiri lolos ke Olimpiade nomor 100 meter putra setelah mencatat waktu 10.03 detik pada tahun 2019 di Osaka yang menembus limit 10.05 detik.

“Tindakan penyembuhan cidera Emilia Nova lebih penting karena dia punya tugas lebih besar yaitu mempertahankan medali emasnya dalam SEA Games di Hanoi”, sambung Luhut.

Setiap National Olympic Committee (NOC) hanya boleh mengirimkan tiga wakil pada setiap nomor pertandingan dan harus mengkonfirmasi keikutsertaan para atletnya pada 31 Mei - 29 Juni 2021. Jika ada NOC yang memutuskan untuk tidak mengisi tempat mereka di Olimpiade Tokyo, kuota yang tidak terpakai tersebut akan diberikan kepada atlet lain yang memiliki peringkat terbaik berdasarkan daftar ranking World Athletics. 

World Athletics selanjutnya akan merilis daftar atlet yang lolos pada 1 Juli 2021, dan setiap NOC harus mengkonfirmasi keikutsertaan atletnya pada 2-5 Juli. Proses pemenuhan kuota direncanakan selesai pada pada 5 Juli bersamaan dengan batas waktu pendaftaran para atlet yang dipastikan berlaga di Olimpiade Tokyo.

 

249

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR