Home Politik Gerilya Medsos, Tangani Covid, Jenderal Andika Calon Kuat Panglima

Gerilya Medsos, Tangani Covid, Jenderal Andika Calon Kuat Panglima

Jakarta, Gatra.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan segera memasuki masa pensiun pada November mendatang. Bursa kandidat penggantinya mulai menggelinding dan menjadi perbincangan. Semua Kepala Staf Angkatan berpeluang menjadi kandidat pengganti Hadi. Sebut saja, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa; Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono; dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Ada banyak kriteria yang dimunculkan pengamat dan analisis pertahanan. Di antaranya pentingnya rotasi alias keterwakilan angkatan, rekam jejak, kemampuan memimpin dan sebagainya. Pengamat militer dan intelijen, Ridlwan Habib baru-baru ini mengembangkan analisisnya bahwa kandidat Panglima TNI suksesor Hadi sebaiknya sosok yang cakap dan paham dengan dinamika yang berkembang di masyarakat.

“Kandidat Panglima yang paling jago di media sosial, ini bukan soal sepele tapi menunjukkan bagaimana pimpinan TNI paham rakyatnya,” ujar Ridlwan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/6).

Ridlwan mencontohkan KSAD Andika Perkasa yang sangat aktif berselancar di platform Youtube. “Saat ini akun resmi YouTube TNI Angkatan Darat diikuti oleh 1 juta lebih subscriber dan sudah ada 2.800 video yang semuanya dikemas dengan baik,” katanya.

Dalam akun YouTube itu tampak sekali aktivitas KSAD Andika yang tidak hanya membina prajuritnya tapi juga menyapa rakyat. “Ibu Andika juga sangat rajin blusukan ke daerah daerah dan membantu anggota yang kesusahan,” lanjutnya.

Ridlwan menjelaskan, aktivitas di media sosial menjadi modal bagi petinggi TNI. Kelebihan itu dimiliki Jenderal Andika yang terlihat dari aktivitas hariannya yang bisa diakses dan dinilai publik dari akun YouTube. “Tanpa mengurangi rasa hormat pada dua kepala staf yang lain, tapi Jendral Andika yang paling kelihatan kinerjanya,” ungkap alumni S2 Kajian Stratejik Intelijen UI tersebut.

Selain itu, Ridlwan menilai terdapat beberapa peran strategis yang diemban Andika selama kepemimpinannya di KSAD. Ia aktif menjalankan tugasnya sebagai Wakil Ketua Penanganan Covid-19. Dalam misinya, Andika memastikan RSPAD siaga penuh dan rutin mengirimkan dokter-dokter TNI AD sebagai tenaga harian di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Ridlwan meyakini presiden akan memilih KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. “Tentu Presiden akan memilih dengan pertimbangan yang terbaik,” katanya.

Direktur The Indonesia Intelligence Institute itu menambahkan dalam Perpres 66 tahun 2019 juga tercantum jabatan Wakil Panglima TNI. “Ini masih kosong. Bisa saja KSAL menjabat Wakil Panglima sesuai dengan peraturan itu,” pungkasnya.

513