Home Gaya Hidup Potensi Wisata Budaya OKI Disambut Menparekraf

Potensi Wisata Budaya OKI Disambut Menparekraf

Kayuagung, Gatra.com – Wisata berbasis budaya lokal yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, mendapat respon positif dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, Husin mengatakan, kearifan lokal menjadi modal penting daerah ini dalam membangun pariwisata berkelanjutan. Seperti potensi wisata Rumah Limas 100 Tiang, Industri Kerupuk Kemplang, Tradisi Midang, Kerbau Pampangan sampai Danau Teluk Gelam.

“Memanfaatkan kearifan lokal sebagai upaya membangun pariwisata berkelanjutan di era adaptasi kebiasaan baru menjadi peluang yang bisa kita optimalkan,” jelas Husin dalam paparan potensi wisata di OKI, kepada Menparekraf Sandiaga Uno, dalam kunjungannya ke Bumi Bende Seguguk, Rabu (16/6).

Saat ini menurut Husin, Pemkab OKI, keunikan dari budaya yang semakin tergilas kebudayaan barat menjadi daya tarik tersendiri sekaligus melestarikan warisan nenek moyang mereka tersebut sebagai daya tarik wisata secara berkelanjutan.

“Kami bisa menyediakan kegiatan wisata seperti pembuatan gerabah, membuat tikar, pembuatan kerupuk kemplang, sampai belajar tarian lokal di OKI,” jelasnya.

Sementara, Menparekraf Sandiaga Uno, mengagumi nilai-nilai budaya lokal yang masih ada di OKI.

“Agar dapat diminati wisatawan, potensi wisata alam dan budaya tersebut harus memiliki daya dukung seperti aksesibilitas, konektivitas, amenitas sampai atraksi dan ancliliary,” kata Sandi.

Selanjutnya, terkait produk ekonomi kreatif, Sandiaga berpendapat Industri Kerupuk Kemplang di OKI memiliki kualitas sangat unik dan bagus.

“Potensi tersebut dapat dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif lokal yang akan mendukung sektor pariwisata agar lebih mudah berkembang,” imbuhnya.

1000