Home Ekonomi CIMB Niaga Gaungkan Bangga Buatan Indonesia dalam Forum Indonesia Bangkit Vol. 2

CIMB Niaga Gaungkan Bangga Buatan Indonesia dalam Forum Indonesia Bangkit Vol. 2

Jakarta, Gatra.com- PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyelenggarakan Forum Indonesia Bangkit dengan tema “Bangga Buatan Indonesia: Bangkitkan Ekonomi Nasional melalui Industri Kreatif Lokal”.

“Melalui Forum Indonesia Bangkit Vol. 2, kami membuka ruang bagi masyarakat dan nasabah untuk berdiskusi secara virtual dengan para nara sumber yang ahli di bidangnya, sehingga bermanfaat untuk mendukung pengembangan bisnisnya," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan pada Forum Indonesia Bangkit Vol. 2 di Jakarta, Kamis (15/7).

Berdasarkan data Indonesian Banking Statistic dari Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 64 juta pelaku UKM di Indonesia yang menyerap 116,9 juta tenaga kerja.

Selain itu, dari hasil riset BPS dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada 2019, sektor ekonomi kreatif telah menyumbang sekitar 5,10% terhadap total produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap 19 juta pekerja. Adapun, sektor ekonomi kreatif  di tahun yang sama telah berhasil menyumbangkan nilai ekspor sebesar 22,07 miliar dolar Amerika Serikat.

"Kami terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas, maupun swasta, serta siap menjadi mitra bagi pebisnis UKM dan pelaku industri kreatif lokal dalam melewati masa-masa sulit saat ini,” kata Tigor.

Dalam Forum Indonesia Bangkit kali ini, para nara sumber menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, untuk mendukung pengembangan produk lokal maupun mendorong pelaku industri kreatif agar dapat bangkit.

Dimulai dari Mendag RI Muhammad Lutfi yang menyampaikan “Strategi dalam Mendukung Produk Lokal untuk Mampu Bersaing di Pasar dalam Negeri dan Internasional”, yang diantaranya membahas upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem e-commerce yang adil, sehat, dan bermanfaat.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan “Strategi Kemenparekraf dalam Semangat Bangga Wisata Indonesia dan Industri Kreatif Lokal”. Di antara inisiatif yang telah dilakukan yaitu melalui konsep desa wisata sebagai wisata baru berbasis alam terbuka.

Sandiaga menekankan, pihaknya senantiasa menciptakan ekosistem yang dapat mengakselerasi inovasi kreatif dari masyarakat desa dan anak muda. Upaya tersebut tentu tidak bisa dilepaskan dari peran perbankan, baik dari sisi pembiayaan maupun penyediaan fasilitas transaksi yang sehat, aman dan nyaman.

Mewakili pelaku usaha, Founder dan Owner Wardah Cosmetics Nurhayati Subakat yang berbagi inspirasi tentang “Strategi Bisnis di Era Pemulihan Ekonomi”, dan Founder Erigo Muhammad Sadad yang membahas mengenai “Potensi Bisnis Fashion Brand Lokal Indonesia”.

Nurhayati Subakat mengungkapkan perjalanannya dalam membangun dan membesarkan bisnis kosmetik dengan brand Wardah. Sementara Muhammad Sadad memaparkan pengalamannya membangun brand Erigo, bisnis fashion yang sedang berkembang.

Antara lain mengenai strategi marketing dalam era pemulihan ekonomi, perubahan strategi bisnis menjadi digital, upaya menghadapi tantangan persepsi brand lokal di mata konsumen Indonesia serta bagaimana brand lokal dapat bersaing di pasar internasional.

Semangat bangga buatan Indonesia juga digaungkan oleh Aktris dan Produser Christine Hakim yang menjelaskan “Kebangkitan Industri Kreatif Pasca Pandemi COVID-19”. Ia mengakui industri kreatif termasuk perfilman terdampak pandemi.

Namun banyak juga insan perfilman yang tetap berkreasi menghasilkan karya menarik bagi masyarakat yang tentunya melalui film dapat memperkenalkan budaya, keindahan alam dan produk lokal Indonesia.

Karena itu, Christine Hakim melihat pentingnya sinergi dan kolaborasi dunia kreatif dengan masyarakat untuk bersama memulihkan semangat pasca pandemi, sehingga film Indonesia dapat menjadi wajah kepribadian bangsa, sekaligus penggerak ekonomi nasional secara berkelanjutan. 

66