Home Kebencanaan Ganjar, Semua Dibuat Bingung Virus Corona

Ganjar, Semua Dibuat Bingung Virus Corona

Blora, Gatra.com- Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa tengah menggelar doa bersama  Pray From Home, agar wabah Covid -19 segera berakhir, Minggu malam (18/7). Doa yang digelar secara daring tersebut diikuti langsung oleh Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo.

Dalam sambutannya, Ganjar  mengapresiasi pelaksanaan doa bersama di Kabupaten Blora sebagai salah satu upaya spiritual dalam penanganan pandemi Covid-19. "Beberapa hari lalu Pak Bupati ngontak saya lewat WA dan meminta izin untuk melaksanakan doa bersama. Ini merupakan upaya baik yang harus kita lakukan bersama-sama. Saat pandemi seperti ini kekuatan doa harus terus kita panjatkan, selain juga upaya lahiriyah," ungkap Ganjar.
 
Ganjar menyebut, wabah virus Corona yang muncul saat ini menjadi pembelajaran kita semua. Wabah ini membuat pemerintah dan masyarakat menjadi bingung.  "Situasi seperti ini juga memberikan pembelajaran kepada kita bahwa saya sebagai Gubernur tidak ada apa-apanya. Tidak ada yang sempurna, semuanya dibuat bingung karena virus yang tidak kelihatan, yang belum pernah kita lihat langsung. Ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang memang tidak terbatas. Monggo kita berdoa bersama semoga pandemi ini segera usai," ajaknya.

Ganjar  juga berpesan agar seluruh pemimpin daerah baik Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, bahkan Gubernur sendiri harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik. "Kondisi pandemi membuat masyarakat kita banyak bertanya, meminta bantuan dan lain sebagainya. Maka dari itu kita harus hadir langsung. Jangan bosan membalas pertanyaan masyarakat baik yang disampaikan langsung maupun melalui media sosial, bahkan WA," katanya.

Dalam kesempatan itu,  Bupati Blora Arif Rohman  memaparkan kondisi pandemi saat ini. Dimana Kabupaten Blora kali ini sudah memasuki zona resiko oranye. "Upaya lahir terus kita lakukan agar Blora bisa segera membaik. Apalagi saat ini sudah masuk zona oranye. Sejak 12 Juli penambahan angka kasus positif mengalami trend penurunan. jika sebelumnya setiap hari rata-rata ada lebih dari 100 kasus baru. Kini berkurang menjadi kisaran 60 hingga 80 kasus, yang mana hari ini tanggal 18 Juli ada 75 kasus baru. Semoga terus menurun," ucapnya.

Usai sambutan Gubernur dilanjutkan pembacaan Yasin, Tahlil, dan sholawat Nariyah yang dipandu KH Khoirurroziqin dari Takmir Masjid Agung Baitunnur Blora. Kemudian ditutup doa bersama yang dipimpin KH Muharror Aali, Ketua MUI Kabupaten Blora yang juga Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum Blora.

1082