Home Ekonomi Atasi Dampak Pandemi, WGSHub Rangkul Family Business dan SME Go Digital

Atasi Dampak Pandemi, WGSHub Rangkul Family Business dan SME Go Digital

Jakarta, Gatra.com - Pabrik pembuat startup PT Wira Global Solusi (WGSHub) merangkul Family Business dan Small Medium Enterprise (SME) dengan gerakan Go Digital untuk mempertahankan dan meningkatkan penjualan. Go Digital atau digitalisasi perlu dilakukan dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 yang membuat diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pendiri dan Presiden Komisaris WGSHub, Ikin Wirawan, mengatakan pandemi memaksa Family Business dan SME lekas beradaptasi dan bergerak menuju Go Digital. Namun, seringkali biaya dari perangkat lunak, tenaga ahli, dan infrastruktur teknologi informasi (IT infrastructure) yang tidak murah menjadi ganjalan bagi pihak-pihak tersebut menjalankan Go Digital.

“Di sinilah peran WGSHub sebagai Venture Builder menjadi solusi. Kami datang bukan sebagai vendor namun sebagai mitra,” ujar Ikin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (13/8/21).

Ikin mengatakan bahwa kebutuhan Go Digital atau digitalisasi oleh Family Business dan SME meningkat, terutama saat PPKM diberlakukan dan membatasi mobilitas, termasuk tingkat kunjungan ke pusat belanja atau ke toko.

Tujuan PPKM untuk menekan penyebaran COVID-19 ternyata juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi, terutama bagi para pemilik family business dan SME. Karena itu, WGSHub mengajak pelaku family business dan SME mengatasi dampak PPKM dengan Go Digital dalam hal operasional maupun meningkatkan pemasarannya.

Direktur Utama WGSHub, Edwin Pramana mengatakan, WGSHub saat ini telah menyiapkan sistem kemitraan dan juga sudah mempersiapkan ekosistem yang dapat dimanfaatkan SME dan Family Business untuk Go Digital tanpa perlu memikirkan mahalnya beban biaya dari programmer dan IT Infrastructure.

Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah dalam program digitalisasi SME di tahun 2024 dengan target 30 juta pelaku SME terhubung dengan ekosistem digital. Edwin meyakini bahwa pasar digital Indonesia pada 2025 diprediksi dapat meroket hingga bernilai US$124 miliar sehingga memerlukan ide digitalisasi yang memerlukan kemitraan mutualisme dengan Family Business dan SME. Perseroan menargetkan dapat meraih 3%-5% dari total market digital tahun 2024 nanti dengan melahirkan startup baru bersama Family Business dan SME. Sehingga ke depan, WGSHub berharap dapat mengkonsolidasi startup-startup yang sukses, baik dari sisi valuasi ataupun dari sisi profitability.

100