Home Ekonomi Menteri ESDM: SPBU Penyalur BBM 1 Harga Diyakini Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Menteri ESDM: SPBU Penyalur BBM 1 Harga Diyakini Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Lombok Tengah, Gatra.com- Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, hadirnya Penyalur BBM 1 Harga ini diharapkan bisa mendorong kertersediaan BB di daerah 3 T (Terluar, Terpencil, Tertinggal). Penyalur BBM ini merupakan satu program wujud nyata dari pemerintah dalam melaksanakan sila kelima Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia.

“Kepada Pertamina disampaikan terima kasih atas konsistensinya untuk terus melaksanaan program ini dan kita harapkan kerjasamanya dengan BPH Migas dan kementerian ESDM kita bisa tingkatkan lagi. Sehingga seluruh masyarakat di pelosok-pelosok bisa mendapatkan BBM dengan harga terjangkau,” kata Menteri pada peresmian serentak 17 Penyalur BBM 1 Harga secara nasional di, SPBU Batukeliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Kamis (16/9).

Hal ini menurut Menteri sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dan salah satu hal penting adalah bagaimana bisa membangun infrastruktur sehingga masyarakat bisa menikmati dan bisa meningkatkan perekonomniannya.

“Target-target pembangunan SPBU BBM 1 Harga ini diharapkan bisa tercapai dan diharapkan tiga tahun ke depan untuk mencapai target tersebut sekurang-kurangnya kita bisa membangun antara 80-100 SPBU setiap tahunnya. Untuk iitu diperlukan upaya-upaya kita yang keras sehingga kita bisa memenuhi kebutuhan BBM yang terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu Menteri juga berharaop SPBU BBM 1 Harga ini bisa dibangun di daerah daerah sulit di kawasabn 3 T dan ini membutuhkan upaya keras sehingga masyarakat bisa menikmati kesetaraan, kesamaan dalam memperoleh energi terlebih masih banyak terjadi disparitas tertentu di wilayah-wilayah terpencil tadi.

“Melalui kebijakan BBM 1 harga ini diharapkan daerah terluar dapat menikmati BBM yg berkualitas dan Pertamina bisa memproduksi BBM yang terjaga kualitas. Kita juga harus terus mengedukasi masyarakat agar menggunakan energi yang lebih efisien dan efektip dengan tingkat emisi yang semakin baik bagi kesehatan masyarakat itu sendiri,” kata Menteri.

Gubernur NTB H Zulikeflimansyah menyatakan, dibangunnya Penyalur BBM 1 Harga ini diharapkan da[pat mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang merupakan destinasi superprioritas akan dijadikan pusat penyelenggaran even internasional yakni Word Super Bike (WSBK) danFfebruari-Maret digelar MotoGP. Diharapkan Pertamina dalam hal ini bisa mensinergikan program-programnya dengan Pemprov NTB,” ujar Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB ini.

”Dengan ketersediaan BBM akan mendukung pelaksanaan kegiatan berscala internasional di Lombok Tengah. Diharapkan juga dengan hadirnya SPBU Penyalur BBM 1 Harga ini akan mempermudah masyarakat dalam memperoleh BBM dan tentunya akan semakin mengungkit perekonomian masyarakat.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati menyatakan, untuk wilayah provinsi NTB lokasi penyalur BBM 1 harga juga dimulai sejak tahun 2017 sampai dengan 2024 telah dibangun sebanyak sebanyak 35 lokasi. “Adapun jumlah penyalur BBM 1 harga yang sudah beroperasi sampai dengan saat ini di propinsi NTB sebanyak 20 penyalur. Semoga dengan beroperasinya SPBU BBM 1 Harga ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya khususnya masyarakat di Lombok Tengah, NTB ini dan umumnya di wilayah NKRI,” kata Pperempuan kelahiran Lombok Timur ini.

Dikatakan, roadmap BBM 1 harga sampai dengan akhir tahun 2024 yakni terbangunnnya 583 penyalur BBM satu harga. Sejak 2017-2020 capaian program BBM 1 harga ini sebanyak 253 penyalur dan target tahun 2021 adalah 76 penyalur. Untuk pembangunan tahun 2021 pada Juli 20021 telah dilakukan peresmian secara serentak sebanyak 27 penyalur BBM 1 harga yg dilaksanakan di SPBU BBM Pontianak Kalimantan Barat. Sehingga BBM 1 harga tahun 2021 yang sudah beroperasi menjadi 44 penyalur atau sebanyak 58 persen dari target 76 penyalur.

Direkur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono menjelaskan, sampai saat ini Pertamina telah membangun 293 penyalur BBM 1 harga yg tersebar di 112 Kabupaten. Dari 112 kabupaten ini meliputi 62 kabupaten yang masuk di wilayah 3 T. Tahun 2021 ini Pertamina akan membangun 76 lokasi lagi. Dan sampai sekarang sudah beroperasi 44 BBM 1 harga. Sampai dengan 2024 SPBU BBM 1 Harga ini akan membangun 583 lokasi. 573 diantaranya akan dibangun Pertamina.

1096