Home Regional Hari Pahlawan, Dandim Resmikan Makam Pahlawan Laskar Hizbullah di Kaliwungu

Hari Pahlawan, Dandim Resmikan Makam Pahlawan Laskar Hizbullah di Kaliwungu

1197
Kendal, Gatra.com- Dandim Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto meresmikan Makam Pahlawan Laskar Hizbullah yang berada di Desa Krajankulon Kecamatan Kaliwungu Kendal Jawa Tengah. Peresmian dilakukan setelah makam tersebut selesai dipugar.
 
Di Makam Pahlawan ini setidaknya terbaring tiga jasad pahlawan yang ikut berjuang memerdekakan Indonesia, sekaligus ulama yang menyebar ajaran agama Islam. Ketiganya yakni, M Masrur, Akhmad Nur dan Subchi.
 
Dandim Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto mengatakan, Pahlawan sejati adalah mereka yang berjuang dengan keikhlasan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Bahkan rela berkorban jiwa dan raga. 
 
Dandim mengaku terharu dengan sikap Pahlawan Hizbullah. "Sebab mereka sama sekali tidak pernah ingin dikenang atau diberikan imbalan. Bahkan mereka belum sempat menikmati kemerdekaan, tapi sudah wafat di medan perang," katanya, Rabu (10/11).
 
Menurutnya, para pahlawan tidak butuh dikenal di dunia. Tapi Dandim Iman yakin, mereka akan sangat terkenal nanti di akhirat. Sebab ketulusan dan keikhlasan saat berjuang melawan penjajah telah membawa seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati kemerdekaan seperti saat ini.
 
Terlebih pejuang Laskar Hizbullah tidak hanya pejuang semata. Mereka juga dikenal sebagai ulama. Malah pihak keluarga menolak penghargaan dari negara. Bahkan menolak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Keluarga memilih di pemakaman umum. "Inilah keikhlasan itu wujud," terangnya.
 
Dari keteladanan dan ketulusan serta keikhlasan para pejuang inilah menurutnya perlu ditiru dan diterapkan oleh generasi penerus. Bahwa tidak perlu terkenal untuk menjadi pahlawan. Tapi cukup bisa memberikan manfaat dan perubahan positif bagi masyarakat sekitar.
 
Sementara itu perwakilan keluarga pahlawan Hizbullah, KH Sholahuddin Humaidullah mengatakan berterima kasih pada PAC GP Ansor Kaliwungu dan Pemdes Krajan Kulon yang telah memugar makam.
 
Sementara Ketua PAC GP Ansor Kaliwungu Ali Nurudin mengatakan, pemugaran merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan. "Kami memprakarsai pemugaran bersama Pemdes Krajan Kulon. Gayung bersambut disetujui oleh pihak keluarga besar pahlawan hizbullah," ujarnya.
 
Ketua MUI Kendal, KH Asro'i Thohir mengatakan selain pahlawan, semasa hidupnya juga seorang ulama. "Mereka mengajarkan ilmu agama kepada para santri dan masyarakat sekitarnya," tuturnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS