Home Nasional Tangki Pertamina Terbakar Lagi, Pakar UGM: Kuatkan Indikasi Ada Unsur Kesengajaan

Tangki Pertamina Terbakar Lagi, Pakar UGM: Kuatkan Indikasi Ada Unsur Kesengajaan

1256

Yogyakarta, Gatra.com - Tangki minyak Pertamina di Cilacap terbakar, Sabtu (13/11) malam. Kejadian ini bukan yang pertama kali karena pada medio Juni 2021 kilang Pertamina di sana juga dilalap si jago merah.

Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyebut kejadian itu menguatkan indikasi adanya unsur kesengajaan demi dapat meningkatkan impor minyak.

Menurutnya, sejumlah kebakaran tangki mengindikasikan bahwa Pertamina abai terhadap pengamanan kilang.

"Kebakaran pada Sabtu malam tidak hanya meludeskan tangki penyimpanan minyak, tetapi juga mengancam keselamatan warga di sekitar yang harus mengungsi," kata Fahmy.

Sistem pengamanan tangki Pertamina semestinya sudah sesuai standar international. "Namun, tetap saja terjadi kebakaran untuk kesekian kalinya," kata Fahmy dalam pernyataan yang diterima Gatra.com, Ahad (14/11).

Menurutnya, kebakaran beruntun tangki Cilacap semakin menguatkan indikasi bahwa ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu untuk tujuan peningkatan volume impor pasca-kebakaran, yang menjadi lahan pemburuan rente.

"Sudah pasti kebakaran, yang akan memperbesar biaya impor BBM, akan memperburuk kinerja keuangan Pertamina pada 2021," kata mantan anggota Satuan Tugas Anti-Mafia Migas ini.

Pertamina harus punya komitmen tinggi dan tidak abai dalam mengamankan seluruh aset penting, terutama kilang dan tangki minyak.

"Untuk itu, Pertamina harus menerapkan sistem keamanan tangki minyak secara berlapis, sesuai standar international. Sistem pengamanan tersebut harus diaudit secara berkala oleh Kementerian ESDM dan lembaga independen," ujarnya.

Sebelumnya Pertamina telah menyatakan sanggup mengatasi kebakaran tersebut pada Minggu pagi. Pertamina juga akan melakukan investigasi atas insiden tersebut.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS