Home Apa Siapa Athifa, Gadis Banyumas Sabet Juara Dua Putri Remaja Indonesia Pariwisata 2021

Athifa, Gadis Banyumas Sabet Juara Dua Putri Remaja Indonesia Pariwisata 2021

1374

Banyumas, Gatra.com – Athifa Sahnaz Ramadhani, remaja asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyabet Juara Dua pada Final Pemilihan Putri Remaja Indonesia Pariwisata yang digelar 3-7 Nov 2021 di Jakarta. Athifa merupakan wakil Provinsi Jawa Tengah setelah memenangi Final Putri Remaja Jawa Tengah, belum lama ini.

Gadis kelahiran Semarang, 1 Desember 2002, putri dari pasangan Mohamad Teguh Riyadi dan Any Rachmawati ini turut mengangkat budaya dan batik Banyumas pada babak final.

"Bahkan batik Banyumas yang kami bawa akhirnya dijadikan kenang-kenangan oleh para juri dan host," kata Ibunda Athifa, Any Rachmawati, melalui keterengan pers, Minggu (15/11).

Any mengaku bangga dengan prestasi putrinya tersebut. Sebab, dia telah melakukan persiapan selama tiga bulan.

"Tiap hari les nari, les bahasa Inggris, kebetulan Shyfa juga dibantu dan di-support banyak pihak. Kami sangat berterima kasih atas support tersebut," katanya.

Mahasiswi Fisip Unsoed Purwokerto Jurusan Ilmu Komunikasi yang pernah mengenyam pendidikan di TK Diponegoro Tembalang, Semarang; SD Negeri Karangklesem, Purwokerto; SMPN 5 dan SMAN 5 Purwokerto tersebut mampu bersaing dengan 42 remaja putri dari seluruh Indonesia dengan berbagai macam ragam budaya. Di hadapan dewan juri, ada juga dua puteri Indonesia yang turut menjadi juri dalam ajang tersebut, Athifa berhasil menunjukkan kelebihannya.

Meski hanya menjadi juara dua, Athifa yang akrab disap Shyfa ini mengaku sangat bangga bisa berpartisipasi di ajang tersebut. Selama kegiatan, dia dan peserta lainnya menjalani karantina selama tiga hari di Jakarta dan mempelajari banyak hal dari mulai tata perilaku, public speaking, dan lainnya.

"Sangat senang banget bisa ikut acara itu. Apalagi ada puteri Indonesia yang datang bahkan jadi juri juga. Jadi di situ bisa belajar banyak hal. Kita diajari bener-bener selayaknya putri. Apalagi di situ bisa bertemu dengan teman banyak. Kalau juara dua tidak menyesal, apalagi saingannya pinter-pinter banget. Selain cantik, dari cara ngomongnya mereka juga sudah keren. Aku pasti bangga punya pengalaman tersendiri," katanya.

Dalam ajang tersebut, menurut Shyfa, ada berbagai penilaian dari mulai talent show, pidato, kelas, hingga debat, dan interview puteri Indonesia.

Warga Kelurahan Karang Klesem, Kecamatan Purwokerto Selatan ini pada babak final menampilkan tari kontemporer yaitu tari tradisi yang dikolaborasikan dengan tarian modern. Selain itu, dia juga mengenalkan batik Banyumas.

Ke depannya, gadis yang hobi berkuda dan menembak ini bakal terus mengembangkan bakatnya, serta akan befokus pada karier modeling dan pendidikannya. Ketika ditanya apakah bakal maju pada ajang Puteri Indonesia. Ia mengaku sangat tertantang dalam ajang tersebut. "Kepingin pastinya," ucapnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS