Home Regional Belasan Kapal Nelayan Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Miliar

Belasan Kapal Nelayan Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Miliar

1023

Tegal, Gatra.com - Kebakaran meludeskan belasan kapal nelayan di Kota Tegal, Jawa Tengah Rabu (17/11). Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti kapal yang terbakar. "Ada 15 sampai 17 kapal yang masih terbakar," kata Rahmad di lokasi kebakaran, Rabu (17/11).

Menurut Rahmad, cepat membesarnya kobaran api dan sulitnya upaya pemadaman yang dilakukan warga dan mobil pemadam kebakaran membuat kapal-kapal tersebut tak bisa diselamatkan. Dia memperkirakan kerugian mencapai puluhan miliar.

"Kerugian nanti kita tanyakan karena besaran kapal berbeda-beda. Sekitar Rp30 miliar mungkin," ujarnya.

Salah satu pemilik kapal yang terbakar, Riswanto mengatakan, belasan kapal yang terbakar milik beberapa orang yang berbeda. Kapal-kapal berukuran di atas 50 gross ton itu berjenis cantran, gilnet dan kapal dengan hasil tangkapan cumi.

"Kalau kerugian diperkirakan satu kapal Rp3 miliar. Itu sudah termasuk alat tangkap dan kapalnya lengkap," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda belasan kapal nelayan yang bersandar di sebuah galangan kapal di sekitar Pelabuhan Kota Tegal, Rabu (17/11). Belum diketahui penyebab kebakaran yang berlangsung lebih dari lima jam itu.

Peristiwa tersebut terjadi di kolam tempat penyandaran kapal yang berada di galangan atau tempat perbaikan kapal milik PT Tegal Sipyard Utama, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur. Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

Saksi menyebut api diketahui pertama kali muncul di salah satu kapal nelayan yang sedang bersandar di tengah kolam. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke kapal-kapal lain di dekatnya karena kencangnya angin dan keberadaan BBM di dalam kapal.

Upaya pemadaman secara manual sempat dilakukan warga dan pemilik kapal dengan air yang ada di sekitar lokasi. Sebanyak 10 mobil pemadam kebakaran dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes juga dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Namun hingga sekitar pukul 10.00 WIB, api belum berhasil sepenuhnya dipadamkan. Hal ini karena akses ke lokasi kebakaran sulit untuk dijangkau mobil pemadam kebakaran.

Salah seorang pemilik kapal yang terbakar, Riswanto mengaku baru mengetahui terjadinya kebakaran sekitar pukul 02.00 WIB. Dia kemudian bergegas ke lokasi dan melihat api sudah membesar.

"Pas saya sampai lokasi, ada lima kapal yang terbakar termasuk kapal saya. Terus info terakhir yang saya terima sampai pagi ini yang terbakar sudah 15 kapal," ujarnya, Rabu (17/11).

Menurut Riswanto, kapal yang terbakar merupakan kapal berukuran di atas 50 gross tondengan berbagai jenis alat tangkap, di antaranya cantrang, dan gillnet. Kapal-kapal itu ada yang sedang proses perbaikan, bersandar, dan persiapan berangkat melaut.

"Karena memang kondisi di pelabuhan penuh, sehingga ada kapal-kapal yang sandar di sini (kolam galangan kapal)," ujarnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS