Home Ekonomi Menjanjikan, Investasi dan Ekonomi di Sirkuit Mandalika

Menjanjikan, Investasi dan Ekonomi di Sirkuit Mandalika

Mataram, Gatra.com-Hadirnya Sirkuit Mandalika Internasional Street di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika merupakan peluang investasi yang sangat menjanjikan dan ke depannya akan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi NTB sekaligus menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Kehadiran Sirkuit yang didahului dengan digelarnya Word Superbike (WSBK) dan Gelaran MotoGP 2022 mendatang dihajatkan juga merupakan berkah ekonomi yang nantinya bisa dirasakan oleh masyarakat.

"Tentu bukan hanya sirkuit. KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata memiliki banyak potensi. Bahkan NTB bukan hanya laut, pantai dan keindahan alam tapi juga potensi ekonomi lainnya", jelas Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah SE, M.Sc di Mataram, Rabu (17/11).

Gubernur mengatakan, sirkuit Mandalika adalah bagian kecil dari pengembangan KEK Mandalika dalam 20 tahun kedepan. ITDC sebagai pengelola kawasan tentu memiliki roadmap yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah provinsi untuk kepentingan masyarakat.

Terkait potensi investasi dan ekonomi di Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional, Gubernur menyatakan, event internasional lain selain IATC, WSBK dan MotoGP akan tumbuh subur di NTB sepanjang tahun di sela event balapan.

“Indikasi geliat ekonomi, bahkan telah terasa bahkan sejak rencana akan dibangunnya sirkuit yang berdampak sangat baik bagi pariwisata NTB,” ujar Gubernur.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ketut Wolini mengatakan, geliat pariwisata dengan mulai penuhnya hotel, restoran dan kunjungan ke NTB akan segera menstimulus sektor lain terutama UMKM dan usaha pendukung lainnya. Saat ini, jelang rangkaian event balapan internasional, pasar domestik masih mendominasi karena terkendala pandemi.

"Kami yakin setelah pembatasan karena pandemi mulai longgar, kunjungan wisatawan luar negeri akan segera banyak. Tapi saat inipun ketentuan CHSE dan protokol kesehatan seharusnya menjadi jaminan keselamatan diluar masalah lama karantina bagi wisman yang mungkin masih menjadi kendala berwisata," jelas Wolini.

Pakar ekonomi INDEF, Ahmad Heri Firdaus yakin, berkah KEK Mandalika dan sirkuitnya yang berpotensi ekonomi besar jelas memiliki multiplier effect bagi masyarakat NTB.
"Pemerintah provinsi dan ITDC sebagai BUMN pengelola pasti sudah memiliki roadmap dan kebijakan terkait pengembangan ekonomi. Yang paling membutuhkan perhatian adalah penyiapan sumberdaya manusia di NTB agar mampu menangkap peluang ekonomi dari sirkuit dan KEK Mandalika ini," ujarnya.


 

301