Home Lingkungan KLHK: Indonesia Punya Luas Mangrove Terbesar di Dunia

KLHK: Indonesia Punya Luas Mangrove Terbesar di Dunia

338

Jakarta, Gatra.com – Direktur Pengendalian Kerusakaan Perairan Darat (PKPD) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sri Handayaningsih, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki luas hutan bakau atau mangrove terbesar di dunia.

“Terkait dengan pengelolaan mangrove di Indonesia, kita memiliki luas mangrove terbesar di dunia dari peta pemutakhiran mangrove nasional yang pada bulan lalu di-launching oleh Bapak Luhut bersama kementerian lain,” ujar Sri dalam sebuah konferensi pers virtual bersama Djarum Foundation pada Kamis, (18/11/2021).

“Kita memiliki kekayaan mangrove seluas 3,36 juta hektare di mana luasan tersebut merupakan terluas di dunia dan 20% mangrove dunia ada di Indonesia. [Sejumlah] 36%-nya kurang lebih se-Asia Tenggara,” imbuh Sri.

Sri juga menyebut bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir, hutan bakau di Indonesia menjadi satu ekosistem yang strategis dan menjadi perhatian Presiden Jokowi dan dunia global.

Sri mengatakan bahwa upaya-upaya pengelolaan dan rehabilitasi hutan bakau sudah ada sejak lama. Namun, dua tahun belakangan ini, upaya-upaya tersebut semakin digencarakan. Ia menyebut bahwa semua ini tak lepas dari kerja sama dari banyak pihak.

“Selama dua tahun ini kita betul-betul didorong upayanya bersama-sama, baik pihak pemerintah maupun swasta, BUMN dan sebagainya, untuk sama-sama berkomitmen untuk mencapai keberhasilan mangrove,” ujar Sri.

Upaya tersebut juga bisa ditafsirkan sebagai rasa syukur berbagai pihak di Indonesia atas melimpahnya sumber daya alam mangrove yang ada di pesisir pantai di hampir seluruh provinsi di Tanah Air.

“Kita sebetulnya sangat bersyukur, kita sangat diberkahi oleh Allah memiliki sumber daya alam mangrove yang sangat besar di mana luasan tersebut mengandung biodiversity atau keanekaragaman hayati mangrove, baik itu spesies tanaman mangrove-nya juga keanekaragaman hayati yang satu paket di antaranya, baik itu ikan-ikan,wetland, burung-burung, dan sebagainya,” ujar Sri.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS