Home Sumbagsel Gubernur Sumsel Pastikan Anggaran Keuangan 2022 Dipakai Efisien

Gubernur Sumsel Pastikan Anggaran Keuangan 2022 Dipakai Efisien

1076

Palembang, Gatra.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memastikan jika anggaran keuangan tahun 2022 mendatang akan digunakan secara efisien dan efektif. Penggunaannya pun pastinya dengan tetap mengutamakan kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikannya usai menerima Penyerahan Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2022 oleh Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi secara virtual di Auditorium Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Senin (29/11).

Menurutnya, efisiensi penggunaan keuangan tersebut harus dilakukan mengingat saat ini pandemi virus corona atau Covid-19 belum juga berakhir. 

“Efisiensi keuangan tahun 2022 harus dilakukan karena situasi pandemi masih terjadi dan harus tetap mengutamakan kesehatan masyarakat. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi,” katanya.

Kendati, sambungnya, pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan pemerintah provinsi setempat sebagai upaya untuk mendorong pemulihan ekonomi di Bumi Sriwijaya.

“Infrastruktur juga masih tetap dijalankan seperti sebelumnya karena ini dibutuhkan masyarakat. Pastinya, keuangan ini harus cepat digunakan sehingga berdampak positif bagi daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan jika anggaran tahun depan harus digunakan secara efektif. Anggaran tahun depan sangat memiliki peran sentral guna mendorong kebangkitan ekonomi nasional.

“Dengan anggaran tahun 2022 kita harus menunjukkan aksi nyata, melanjutkan pembiayaan untuk penanganan covid 19, peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul serta melanjutkan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, 2022 di Tanah Air masih berhadapan dengan pandemi Covid-19. Perekonomian juga harus menjadi basis untuk melakukan perencanaan dalam menghadapi pandemi ini. Kendati, ekonomi Indonesia diyakini dapat terus tumbuh pada 2022 nanti.

“Jadi, kita tetap harus waspada menghadapi ketidakpastian ini. Kita harus menyiapkan anggaran yang responsif, sehingga langkah yang diambil lebih tepat,” katanya.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, menyampaikan saat ini pandemi Covid-19 telah memasuki tahun ke-tiga. Dalam dua tahun terakhir Pemerintah telah banyak melakukan kebijakan termasuk recoufusing anggaran. 

“Hasilnya sangat luar biasa. Kita tetap bertahan hingga saat ini. Kerja sama yang baik dengan DPR mampu menghasilkan APBN yang responsif sehingga dapat meminimalisr pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dikatakannya, pemulihan ekonomi global juga masih tidak merata. Hal tersebut lantaran Covid-19 masih bermutasi dan mengancam. Selain itu, berbagai resiko juga harus diwaspadai termasuk ketidakstabilan harga saat ini.

“Ekonomi Indonesia telah stabil dan diproyeksikan akan terus meningkat di 2022 nanti. Kita harap kerja sama Pemerintah Pusat dan daerah tetap berjalan baik, sehingga pandemi ini mampu dihadapi dan ekonomi kembali seperti semula,” katanya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS