Home Regional Akan Diresmikan Presiden, Bendungan Randugunting Diimpounding

Akan Diresmikan Presiden, Bendungan Randugunting Diimpounding

Blora, Gatra.com - Bendungan Randugunting yang terletak di Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), mulai dilakukan pengisian awal atau Impounding, Senin (29/11). Impounding dilakukan menyusul segera diresmikannya bendungan tersebut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), akhir tahun ini.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Muhammad Adek Rizaldi mengatakan, pengisian awal akan membutuhkan waktu paling lama 1 bulan untuk mencapai elevasi ketinggian yang direncanakan, yakni 70 meter.

"Pengisian ini dari hasil hitungan hidrologi kita ini membutuhkan waktu satu bulan. Kenapa satu bulan? Ini jauh lebih cepat daripada desain kita waktu awal dulu. Jadi ini waktu musim hujan kemudian adanya fenomena La Nina sehingga untuk pengisiannya lebih cepat," jelasnya.

Adek mengungkapkan, alasan pengisian awal bendungan dilakukan saat musim hujan agar bisa  mengendalikan banjir di bagian hilir. Selain itu juga untuk meningkatkan muka air tanah di wilayah sekitar bendungan.

"Kami ingin mengambil sisi manfaat bendungan ini yaitu pengendalian banjir, mereduksi banjir. Apalagi ada fenomena La Nina tahun ini sehingga kami cepat-cepat tutup saluran pengelak, kita tampung di sini supaya penanganan banjir di hilir bisa diatasi," ucapnya.

Selanjutnya sambung Adek, selama ini kawasan Blora dikenal kering sehingga kalau dilakukan penampungan di bendungan tersebut, secara otomatis muka tanahnya akan meningkat. "Kalau selama ini mengebor dapat air baru bisa 100 meter. Dengan adanya waduk ini di kedalaman 5 meter sudah bisa ditemukan airnya," lanjutnya.

Adek memaparkan, Pengisian bendungan ditandai dengan penutupan pintu pengelak. Selama proses pengisian bendungan akan dilakukan pemantauan untuk mengetahui perilaku bendungan.

"Proses pengisian membutuhkan waktu 15 hari sampai satu bulan sampai kepada elevasi yang bisa melimpas atau di posisi banjir. Selanjutnya muka air akan diturunkan secara bertahap untuk mengetahui apakah ada anomali atau perubahan tubuh bendungan," ungkapnya.

Bendungan Randugunting ini memiliki luas genangan 187 hektar dengan total tampungan air mencapai 14,42 juta meter kubik. Pembangunan bendungan sendiri ditaksir menelan biaya hingga Rp880 miliar.

Sementara, Bupati Blora, Arief Rohman pun menyambut selesainya pembangunan bendungan Randugunting. Keberadaan Bendungan ini sangat bermanfaat untuk tiga kawasan yakni Kabupaten Blora, Pati dan Rembang.

"Selain mereduksi genangan banjir, jadi bendungan ini memiliki manfaat penting buat 3 wilayah. Yang mana untuk Blora, akan mendapat pasokan air 100 liter perdetik; Pati, 50 liter perdetik; dan Rembang, 50 liter perdetik," katanya.

1312