Home Regional Berniat Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Polresta Merauke Amankan Nenek Paulina Imbumar dan Rombongan

Berniat Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Polresta Merauke Amankan Nenek Paulina Imbumar dan Rombongan

411

Merauke, Gatra.com-  Paulina Imbumar seorang pendoa spiritual Perjuangan Papua di Distrik One Kampung KW Kabupaten Merauke tiba di Ibu Kota Kabupaten Merauke pada Minggu, 28/11. Maksud kedatangannya ingin bertemu Kapolres, Dandim, serta para petinggi militer di Kabupaten Merauke. Untuk menyampaikan tujuan secara terbuka dengan dua benda kelapa muda dan busur + anak panah. Untuk memilih yang terbaik.

Paulina meminta ruang dialog dengan pihak TNI-Polri. Kelapa adalah simbol perdamaian. Busur dan anak panah simbol perang. "Jadi saya datang karena pekerjaan saya semua sudah selesai. Inilah waktu bagi kita bangsa Papua. Saya tidak mau tunda-tunda lagi karena su (dah) tidak ada waktu bagi kita. Kalau mau perang, saya siap. Kalau mau aman, saya siap. aman. Jadi dua-dua ini saya terima," katanya.

"Tujuan dan harapan mama terkait dengan apa yang nanti mama akan sampaikan secara spontan kepada pihak militer Republik Indonesia. Siap. Saya datang untuk tujuan saya pengibaran bendera Kejora di kota Merauke dan di seluruh pelosok Papua," katanya.

"Ini saja tujuan dan tujuan saya tidak ada hal lain untuk saya mau melanjutkan pembicaraan lagi. Hanya ini yang saya tatap dan tujuan saya. Saya datang dengan aturan," katanya.

Pada Selasa, 30/11 pukul 16:00 WIT pihak aparat keamanan menemui Paulina dan rombongannya di kediamannya (rumah kost) di jalan Mopah Lama, Kelurahan Rimba Jaya. 

Adapun nama-nama yang dijemput:

1. Mama Paulina Imbumar,
2. Kaspar Ndonggi,
3. Edoardus Navana,
4. Agustinus Wecem,
5. Leonardus Kimandi,
6. Teresia Ndaurambuka,
7. Romanus Kapuna,
8. Maria Mbarawa,
9. Ananias Yanema,
10. Emilianus Mbarawa ,
11. Philipus Buer,
12. Simon Mbarawa,
13. Stevanus Mbarawa,
14. Matias Yama,
15. Hendrikus Itubu,
16. Kamilus Mbarawa,
17. Kristianus Yama.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS