Home Mikro FPK Inisiasi Semangat Gotong-royong Bangun Satu Ekosistem UMKM

FPK Inisiasi Semangat Gotong-royong Bangun Satu Ekosistem UMKM

Kendal, Gatra.com - Forum Pengusaha Kendal menginisiasi semangat bergotongroyong untuk membangun satu ekosistem bagi Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM). Hal ini dilakukan untuk memberikan dampak ekonomi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan FPK mendasari pada pengembangan kawasan industri di Kabupaten Kendal Jawa Tengah yang dinilai bisa menjadi peluang bagi UMKM dan IKM setelah menjadi mitra industri-industri besar yang berinvestasi di kawasan industri tersebut.

Menurut Ketua FPK Samsunar, peluang besar untuk membangun kemitraan harus disertai peningkatan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan serta perbaikan standarisasi produk yang dihasilkan UMKM maupun IKM sebagai mitra atau supporting kebutuhan-kebutuhan industri besar. 

"Untuk itu FPK yang anggotanya terdiri dari pelaku UMKM - IKM menyiapkan diri untuk dapat menjadi bagian dari mitra atau supporting dengan adanya industri-industri besar yang berinvestasi di kawasan tersebut," kata Syamsunar, Kamis (9/12).

Ia menjelaskan, kesiapan diri perlu dibangun dengan satu ekosistem UMKM-IKM untuk bersatu, bergotong-royong dan saling menguatkan sehingga memiliki posisi tawar dalam kemitraan dengan industri-industri besar. Disisi lain terbangunnya satu ekosistem tersebut, diharapkan dapat memperluas pasar baik di tingkat lokal, skala nasional dan diharapkan dapat menembus pasar internasional, sehingga UMKM bisa naik kelas.

FPK bekerjasama dengan PT. Terryham Proplas Indonesia menggelar sejumlah kegiatan sebagai langkah awal membangun semangat gotong-royong serta penguatan terbangunnya satu ekosistem UMKM-IKM.

Diantaranya yakni, Focus Group Discussion (FGD), launching WARUNG UMKM-KOPERASI KENDS UPVC, MoU UMKM dengan Koperasi KENDS UPVC-PT. Terryham Proplas Indonesia, festival UMKM - IKM, training marketing freelance UMKM -IKM, pembagian voucher belanja UMKM bagi yang sudah divaksin minimal satu kali dan vaksinasi bekerjasama dengan Kodim 0715/Kendal.

FGD yang digelar di awal kegiatan dilakukan untuk menggali potensi pelaku UMKM, pengembangan pasar UMKM dan penguatan sektor desa wisata. Diacara yang menghadirkan narasumber dari TNI, Kementerian, akademisi dan instansi pemerintah daerah juga membahas strategi membangun satu ekosistem UMKM-IKM dan sektor desa wisata. 

"Diacara itu juga diberikan penguatan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme untuk cinta, bangga dan beli produk dalam negeri sebagai wujud bela negara," ujarnya.

Sementara, MoU UMKM dengan Koperasi KENDS UPVC-PT. Terryham Proplas Indonesia dan festival UMKM IKM digelar untuk mendorong kemitraan produk UMKM dengan industri dan mewujudkan satu ekosistem.

"FPK juga mendorong tumbuhnya pengusaha baru dan mendorong peningkatan perluasan pasar dengan menggelar training marketing freelance," paparnya.

Mayjen Budi Pramono usai melaunching WARUNG UMKM-KOPERASI KENDS UPVC mengapresiasi kegiatan yang digelar FPK selama dua hari sejak 9 Desember hingga 10 Desember 2021. "Ini terobosan yang luar biasa," ujarnya.

Menurutnya, inovasi dalam sebuah kehidupan memiliki nilai sangat tinggi karena dengan inovasi tersebut bisa mendorong pertumbuhan bisnis. Tak hanya itu, lanjut Budi, dengan selalu berinovasi bisa menyesuaikan bisnis yang ditekuni dengan kompetitor dan tantangan-tantangan yang ada di depan. 

"Yang jelas, dengan memiliki inovasi kita memiliki keberbedaan. Dan dengan nilai keberbedaan inilah yang menjadikan kita lebih survive," jelas Budi yang juga menjabat Staf Ahli Panglima TNI.

 

293