Home Sumbagteng Tangan Dingin Pemuda Perumnas Sulap Danau Letang

Tangan Dingin Pemuda Perumnas Sulap Danau Letang

1350

Batanghari, Gatra.com - Lokasi Danau Letang di Jalan Pramuka, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi kini mulai ramai pengunjung. Tangan dingin pemuda Perumnas berhasil menyulap kawasan danau sebagai objek wisata air.

Ketua Pokdarwis Danau Letang Indah, Isnun Hadi mengatakan, Danau Letang dulunya hanya dikunjungi kelompok pemancing ikan. Tak ada sama sekali sarana prasarana wisata air di sana. Padahal bentangan danau seluas 2 hektar menyimpan pesona alam yang indah. 

Kilau hijau rerumputan subur serta rimbun pepohonan sepanjang Danau Letang bikin mata pengunjung adem. Panorama makin lengkap kala sunset muncul di atas langit kawasan kompleks Kwarcab Pramuka Batanghari. 

Pengunjung tak perlu khawatir ingin mengelilingi Danau Letang sembari merasakan dingin dan jernih air danau. Isnun bilang Pokdarwis Danau Letang Indah telah menyediakan perahu tradisional dan sepeda air. 

"Cuma bayar duit 15 ribu rupiah, pengunjung bisa keliling danau dengan sepeda bebek-bebekan selama 30 menit sembari berswafoto sepuasnya," ucap Isnun dikonfirmasi Gatra.com, Sabtu (18/12).

Selain itu, berjejer saung-saung bambu karya tangan terampil pemuda Perumnas beratap daun rumbai. Tak perlu takut hanyut sewaktu pengunjung beristirahat di tengah danau. Sebab ada jangkar besar tergantung di kedalaman danau.

"Kita juga bikin rakit bambu beratap daun rumbai. Semua bahan baku ini swadaya warga Perumnas," katanya.

Sewa saung dan rakit bambu untuk menikmati pemandangan keliling danau tergolong murah. Pengunjung cuma bayar duit 10 ribu rupiah seorang selama 30 menit. Sedangkan sewa perahu tradisional cuma 5 ribu rupiah selama setengah jam.

"Pengunjung akan diantar petugas kami pakai perahu menuju saung-saung atau rakit bambu. Kita siapkan baju pelampung yang wajib dipakai pengunjung demi keselamatan," ujarnya.

Danau Letang semula akan dijadikan sentra kerambah apung. Namun dalam perjalanannya, kata Isnun, pemuda Perumnas sepakat pengelolaan kawasan danau sebagai destinasi wisata air. 

"Alhamdulillah dari wisata yang dikelola ini berdampak signifikan bagi kawan-kawan pemuda Perumnas, terutama dampak ekonomi," ujarnya.

Status lahan kawasan Danau Letang masih tercatat milik pemerintah daerah. Pokdarwis Danau Letang Indah rencananya akan menjadikan dataran tinggi danau lokasi camping ground serta wahana lainnya. 

"Kalau sepeda bebek-bebekan itu bantuan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Batanghari. Jumlahnya lima unit, dua sudah digunakan dan tiga unit lagi proses perbaikan," katanya.

Pokdarwis Danau Letang Indah, kata Isnun, kedepannya akan membuat dermaga apung multi fungsi guna menambah pesona danau. Siang hari dermaga apung bisa dipakai permainan wahana air dan malam hari dijadikan cafe apung.

"Sistem pengelolaan berjalan lancar. Kita komitmen dengan kawan-kawan. Apapun bentuknya pendapatan kita buat pembukuan pengeluaran," ujarnya.

Wisata Danau Letang buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore. Omset rata-rata setiap hari kerja, kata Isnun berkisar Rp 500 sampai Rp 700 ribu. Sedangkan hari libur omset bisa mencapai Rp 1 juta.

"Harapan kami kepada pemerintah daerah cukup besar demi keberlangsungan wisata Danau Letang. Intinya kami butuh support infrastruktur dan pembangunan," katanya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS