Home Ekonomi Jadi Minuman Terpopuler Indonesia, Dawet Ayu Perlu Perkuat Brand

Jadi Minuman Terpopuler Indonesia, Dawet Ayu Perlu Perkuat Brand

Banyumas, Gatra.com– Kemenangan Dawet Ayu Banjarnegara sebagai minuman terpopuler dan terfavorit dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan meningkatkan nilai ekonomi. Tak hanya populer, monetisasi juga harus dilakukan.

Hal itu diungkapkan oleh creative consultant, Ikhwan Saefulloh dalam kegiatan Sarasehan Nasional Dawet Ayu Banjarnegara di Hotel Surya Yudha Banjarnegara. Menurut Ikhwan, saat ini Dawet Ayu baru menempati posisi populer, namun belum secara optimal dikomersialisasi dan dikapitalisasi.

"Minuman Dawet Ayu masih menjadi minuman pinggir jalan, belum menjadi minuman orang jalan-jalan. Belum seperti kopi yang saat ini sudah naik kasta menjadi minuman berkelas,” kata Ikhwan, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (20/12).

Menurutnya, agar Dawet Ayu menjadi minuman yang berkelas, harus ada upaya bersama, sehingga posisi Dawet Ayu Banjarnegara menjadi lebih spesial. Misalnya, dengan pembuatan restoran atau pusat jualan dawet ayu.

“Dawet Ayu menjadi salah satu jualan unggulannya. Seperti Starbuck, brandingnya kopi, namun jualan terbesarnya minuman susu. Hampir 90 persen yang ke Starbuck konsumen yang tidak kenal kopi malah. Tapi luar biasa, di tahun 2013 saja, sudah ada 1 cabang di dunia per menit. Itu karena permainan brand," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto mewakili Plh Bupati Banjarnegara mengungkapkan, pihaknya tengah mempersiapkan berbagai strategi untuk mengangkat citra Dawet Ayu.

"Ini belum final, namun sedang kami upayakan. Ke depan para penjual dawet ayu kita seragamkan tampilannya, dari pakaian hingga booth untuk jualan. Semoga nanti bisa terealisasi," harap Agung.

Semua itu, tambah Agung, dilakukan menindaklanjuti posisi Dawet Ayu yang oleh Kemenparkeraf sudah diganjar menjadi minuman terfavorit dan terpopuler.

Ketua Ikatan Keluarga Banjarnegara di Jakarta (Ikabarata) Prof Herry Suhardianto selaku penggagas sarasehan berharap agar para penjual Dawet Ayu menjaga kualitas dan juga berinovasi agar Dawet Ayu semakin mantap menjadi merek yang dimiliki seluruh warga Banjarnegara.

"Saya pikir butuh inovasi agar Dawet Ayu bisa dipasarkan secara on line dan juga masuk e commerce misalnya" ujar Prof Herry.

Senada dengan Prof Herry, Ketua Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara Mujamil juga berharap hal sama. Ia ingin agar Dawet Ayu semakin mapan menjadi minuman khas yang berkelas.

"Saya mencoba untuk dawet yang saya jual selalu baru cendolnya, sehingga rasanya segar. Saya berharap teman-teman penjual juga demikian, menjaga kualitas dawetnya, agar orang yang membeli ketagihan dengan rasanya,” ucap dia.

1427