Home Sumbagsel Semua Kepala Daerah di Sumsel Diminta Vaksinasi secara Door to Door

Semua Kepala Daerah di Sumsel Diminta Vaksinasi secara Door to Door

OKU Timur, Gatra.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru meminta semua kepala daerah yang ada di wilayahnya untuk tidak sungkan melakukan vaksinasi Covid-19, secara door to door. Tujuannya mempercepat terwujudnya herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat di Bumi Sriwijaya.

“Sudah banyak yang membuktikan kegunaan vaksin. Jadi, saya minta agar semua kepala daerah benar-benar menjemput bola ke masyarakat agar mereka yang tidak mau, menjadi mau divaksinasi,” ujarnya saat meninjau vaksinasi massal di Dusun IV, Desa Dadi Rejo, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, Selasa (21/12).

Di beberapa daerah, lanjutnya, realisasi vaksinasi masih ada yang belum mencapai 60 persen. Setelah ditelisik, hal tersebut dipicu keengganan masyarakat untuk datang ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah.

Karena itu, sambungnya, kendala tersebut bisa dicarikan solusi dengan memberikan vaksinasi secara door to door kepada warga.

“Jadi, bukan kurang vaksinatornya, juga bukan kurang vaksin-nya, tapi ada sebagian masyarakat masih enggan datang ke faskes,” katanya.

Dikatakannya, dengan vaksinasi secara door to door tersebut diharapkan percepatan vaksinasi di wilayahnya dapat segera terwujud. Sebab, saat ini herd immunity Sumsel sebentar lagi tercapai mengingat realisasi vaksinasi sejauh ini sudah lebih dari 65 persen.

Deru juga tak bosan untuk mensosialisasikan ke masyarakat setempat mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19. Ibarat helm, vaksinasi itu dapat melindungi penggunanya jika terjadi kecelakaan saat berkendara.

“Makanya kita tidak tahu virus ini datang dari mana, bisa dari droplet, bisa dari udara dan sebagainya. Makanya kita perlu vaksin, jadi saat virus ini masuk tubuh kita sudah terlindungi,” ujarnya.
Selain melindungi, sambungnya, vaksinasi tersebut juga aman dan diperbolehkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi warga untuk menolak divaksinasi. “Sama seperti Polisi memperingati kita pakai helm. Itu tujuannya baik agar kita terlindungi. Nah, vaksinasi juga begitu,” katanya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur, H. Lanosin Hamzah, mengatakan vaksinasi kali ini dilakukan kepada sekitar 250 warga di Desa Dadi Rejo. Vaksinasi itu terus digencarkan ke titik-titik lainnya secara merata sehingga target herd immunity, yang tengah dikejar pemerintah provinsi setempat dapat segera terwujud. 

“Kalau tidak tercapai, saya siap dipasangi bendera tengkorak,” katanya berkelakar.

1132