Home Olahraga Chelsea Gagal Tutup Tahun dengan Manis

Chelsea Gagal Tutup Tahun dengan Manis

London, Gatra.com - Chelsea gagal menutup laga akhir tahun dengan kemenangan. The Blues hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Brighton di Stadion Stamford Bridge, Kamis (30/12) dini hari WIB.

Sebuah gol dari Danny Welbeck di menit ke-90+1 membuyarkan harapan Chelsea untuk mengamankan 3 poin penuh. Hasil ini membuat Chelsea gagal menempel Manchester City yang kokoh di puncak klasemen. Saat ini, pasukan Thomas Tuchel berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 42 poin, tertinggal 8 angka dari City.

Baca Juga:

City Menang Tipis, Guardiola Tetap Puas

Klopp Akui Leicester Pantas Menang

Chelsea sedianya langsung menekan sejak awal laga. Sejumlah peluang berhasil mereka ciptakan, namun belum bisa berbuah gol. Romelu Lukaku akhirnya membuat pendukung tuan rumah bersorak.

Menerima bola dari sepak pojok Mason Mount, pemain asal Belgia ini menyambutnya dengan sebuah tandukan mematikan, dan masuk ke jala gawang Brighton. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, tim tamu justru mampu memberikan tekanan bertubi-tubi kepada Chelsea. Ini karena para pemain Chelsea mulai tidak mampu tampil disiplin, dan performanya merosot. Puncaknya, mereka dihukum oleh gol Danny Welbeck, beberapa menit jelang pertandingan berakhir.

Sebuah bola lambung dari Marc Cucurella, disambut mantan pemain Manchester United tersebut dengan tandukan yang gagal diamankan kiper Chelsea, Edouard Mendy. Skor pun menjadi 1-1 hingga laga usai.

“Saya belum pernah melihat satu tim memainkan pertandingan yang bagus melawan mereka. Jelas kami akan berjuang keras melawan mereka. Kami memiliki terlalu banyak pemain yang kami tidak bisa banyak menuntut dari mereka. Sebagian dari mereka datang dari cedera panjang, dari Covid. Saya tidak tahu apa yang mereka mampu di laga ini setelah mengalami hal itu,” ujar arsitek Chelsea Thomas Tuchel, seperti dilansir dari situs resmi klub.

Tuchel sendiri juga mempertanyakan sejumlah keputusan dari pengadil lapangan. Menurut Tuchel, dalam laga itu, timnya layak mendapat hadiah penalti. “Sejujurnya saya biasanya tidak akan pernah mengatakannya, tetapi kami harusnya diberi penalti 100% untuk dilanggarnya Christian Pulisic, dan ada 50/50 dari Mason Mount sebelum mereka menyamakan kedudukan di mana Mount sempat cetak gol dan dianulir,” bebernya.

227