Home Kalimantan Cuaca Ekstrim Hujan Lebat Disertai Petir Landa Banjarbaru

Cuaca Ekstrim Hujan Lebat Disertai Petir Landa Banjarbaru

66

Banjarbaru, Gatra.com- Hujan lebat disertai kilat, petir dan angin kencang terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) Selasa (11/1) kemarin.

Wilayah tersebut adalah Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah.

Kepala Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Karmana kepada Gatra.com di Banjarbaru, Rabu (12/1) mengungkapkan, intensitas curah hujan ekstrim tersebut tercatat di Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor

Banjarmasin yakni sebesar 110.2 mm. Curah hujan ini jika merujuk pada kategori hujan BMKG termasuk dalam kategori hujan sangat lebat.

"Berdasarkan laporan BPBD Kalsel, dampak yang ditimbulkan yaitu terendamnya 200 lebih rumah di wilayah Kalsel dengan ketinggian bervariasi antara 0.3-1 meter di wilayah Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah," ujarnya.

Karmana menjelaskan, cuaca ekstrim ini dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer di wilayah Kalsel yang labil. Adanya pergerakan suplai uap air dari Pasifik Timur ke Pasifik Barat (La Nina) serta suhu muka laut yang lebih hangat dari normalnya, mengakibatan aktivitas potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di wilayah Kalsel menjadi lebih signifikan.

"Selain itu, adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dan di Australia bagian utara yang membentuk daerah pertemuan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi daerah pertemuan angin, salah satunya di wilayah Kalsel," bebernya.

Kondisi tersebut, jelas Karmana, berpotensi memupuk massa uap air dari laut Jawa yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan awan-awan konvektif yang masif di sekitar Kalimantan Selatan.

Karmana menambahkan, berdasarkan data Stasiun Klimatologi Banjarbaru, secara umum bulan Januari 2022 merupakan puncak musim hujan di wilayah Kalimantan Selatan, sehingga potensi hujan secara masif masih akan sering terjadi pada bulan tersebut.

"Prospek seminggu ke depan, hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas yang bervariasi dari ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," jelasnya.

Wilayah yang perlu diwaspadai, beber Karmana adalah, Kalsel bagian selatan dan barat seperti Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai

Selatan, Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya. Wilayah-wilayah ini berpotensi terjadi hujan lebat terutama pada dini hari menjelang pagi, siang dan sore hari.

Potensi pasang surut maksimum juga masih cukup tinggi antara 2 - 2,5 meter di Muara Sungai Barito dan Kotabaru pada malam hingga dini hari.

"Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, banjir rob, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan jalan licin. Masyarakat juga dihimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial BMKG," tandasnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS