Home Ekonomi Maya Watono jadi Direksi Holding BUMN InJourney, Dentsu Tunjuk 3 CEO Baru

Maya Watono jadi Direksi Holding BUMN InJourney, Dentsu Tunjuk 3 CEO Baru

Jakarta, Gatra.com – Dentsu Asia-Fasifik melakukan perombakan dengan menunjuk Prakash Kamdar sebagai CEO baru dentsu Indonesia menggantikan Maya Watono yang dilantik menjadi direktur marketing and cunsumer experience PT Aviasi Pariwisata (Persero) atau InJourney.

Selain itu, Dentsu juga menunjuk Wisnu Satya Putra menjadi CEO Creative dentsu Indonesia dan Arshad Rahman menjadi CEO CXM dentsu Indonesia. Penunjukan tersebut menjadikan Wisnu dan Arshad menjadi bagian dari tim eksekutif dentsu Indonesia.

Sementara itu, Maya Watono, dalam keterangan pada Rabu (19/1), menyampaikan, akan pamit pada akhir Januari karena diamanahi menjadi salah satu direksi holding BUMN yang membawahi pengembangan dan promosi aset budaya, pariwisata, dan penerbangan Indonesia.

Selepas itu, Maya dalam jangka waktu tertentu akan menjalankan fungsi sebagai penasihat di dentsu Indonesia, untuk memastikan transisi, dan momentum bisnis berjalan dengan baik.

“Sumber daya manusia akan selalu menjadi aset penting kami dan saya sangat yakin melihat promosi Wisnu dan Arshad, keduanya sangat layak memperkuat jajaran senior talent di dentsu Indonesia,” ungkapnya.

Maya menjelaskan, kepindahannya ke salah satu holding BUMN ini merupakan penggilan dan salah satu keinginan terbesarnya bahwa suatu hari nanti bisa mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Inilah saatnya yang tepat, dengan penuh keyakinan saya menyerahkan tongkat estafet kepada Prakash Kamdar, sosok pemimpin yang saya hormati dan telah membuktikan diri dengan berbagai macam prestasi,” ungkapnya.

Maya bergabung dengan dentsu Indonesia pada tahun 2017 melalui merger Dwi Sapta dengan dentsu, ketika ia masih menjabat sebagai Managing Director dan tidak lama kemudian dipromosikan menjadi CEO dentsu Indonesia pada Januari 2019.

Sementara itu, Prakash Kamdar menyampaikan bahwa Maya adalah pemimpin yang sangat kuat dan terus menggerakkan semangat gotong royong. Maya telah membuat seluruh tim solid sebagai ‘one dentsu'.

“Saya memiliki ruang yang besar untuk diisi dan ini adalah tantangan untuk tahun yang baru, saya tidak sabar untuk memulainya,”? ungkap dia.

Global CEO dentsu International, Wendy Clark, menimpali, di bawah kepemimpinan Maya, bisnis dentsu Indonesia telah berkembang dan diakui sebagai salah satu agency yang terkuat di pasar dan mengelola 15 dari 20 pengiklan terbesar di Indonesia sebagai kliennya.

“Saya memberikan rasa hormat dan dukungan penuh kepada Maya dalam mengejar mimpinya di pengabdian untuk bangsa dan negaranya. Kami berterima kasih atas jasanya mengembangkan bisnis dentsu,” katanya.

Adapun Prakash bergabung dengan dentsu pada tahun 2012, setelah bisnis agensi digital miliknya diakuisisi oleh dentsu pada tahun 2012 dan di tahun yang sama, Prakash ditunjuk sebagai CEO Isobar Singapore.

Dengan berbagai macam prestasi dan pencapaian, bisnis Isobar berjalan sangat sukses, sehingga Prakash dipromosikan menjadi CEO dentsu Singapura pada tahun 2019. Dalam waktu singkat, Prakash berhasil memimpin bisnis dentsu Singapura melalui proses perubahan dan kemajuan yang signifikan.

Kesuksesan bisnis itu didorong oleh fokus pada strategi Power of One-nya untuk menjadikan dentsu Singapura sebagai agensi yang paling terintegrasi serta menjadi kekuatan Good & Growth. Baru-baru ini, Prakash dianugerahi Executive of the Year di kategori bisnis Periklanan di ajang Singapore Business Review Management Excellence Awards.

“Prakash adalah seorang digital native leader yang sangat dihormati. Pendekatan manajemennya yang otentik telah memandu tim Singapura melalui masa-masa pandemi, bahkan menghasilkan peringkat kepuasan klien tertinggi,” kata Wendy

Menurutnya, Prakash juga berhasil mengendalikan bisnis untuk kembali ke jalur tingkat pertumbuhan pra-pandemi pada penutupan tahun 2021. Prakash akan memulai peran barunya pada 1 Februari 2022, sedangkan peran baru Wisnu dan Arshad juga akan berlaku sesegera mungkin.

“Bersama dengan senior dunia iklan Indonesia Wisnu dan Arshad, Prakash akan memperkuat tim kepemimpinan dan membawa perspektif baru dan banyak pengalaman untuk bisnis ini,” ujarnya.

239