Home Regional Plh Bupati Banjarnegara Minta Antisipasi Sebaran Omicron

Plh Bupati Banjarnegara Minta Antisipasi Sebaran Omicron

Banyumas, Gatra.com – Untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Pemkab menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 Varian Omicron di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Senin (24/1).

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengimbau masyarakat untuk tidak terlena dengan kondisi menurunnya kasus terkonfirmasi Covid 19. Dia mengatakan, pandemi masih berlangsung, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami meminta masyarakat jangan abai dengan kondisi sekarang ini. Mari bersama-sama kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 varian Omicron dapat kita cegah," katanya, di Banjarnegara, Senin (24/1).

Syamsudin memerintahkan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat untuk terus mengedukasi masyarakat, agar tetap produktif tanpa mengesampingkan protokol kesehatan. 

Dia juga menginginkan Kepala OPD dan Camat ikut menyukseskan program vaksinasi dengan memantau dan memastikan pelayanan vaksinasi Covid 19 bagi masyarakat.

Dia berharap semua masyarakat Banjarnegara dapat divaksin agar terlindungi dari Covid-19 serta tetap bisa produktif secara sosial dan ekonomi. 

"Kita masih terus menggenjot capaian program vaksinasi. Ini adalah tanggung jawab pemerintah untuk melindungi masyarakat," ujarnya.

 Diberitakan sebelumnya, Covid-19 varian baru Omicron terdeteksi telah masuk ke Provinsi Jawa Tengah. Ada sembilan pasien terkonfirmasi terpapar varian Omicron.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan hasil itu diperoleh setelah sembilan orang yang diduga terjangkit Covid-19 menjalani tes laboratorium. 

Dia menjelaskan, saat ini penyelidikan epidemiologi tengah dilakukan.

"Dari hasil uji whole genome sequencing (WGS), ditemukan sembilan orang tersebut positif Omicron," katanya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/1).

Adapun asal sampel uji WGS, berasal dari Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Sukoharjo. Dia mengimbau agar masyarakat tingkatkan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).

1080