Home Kalimantan Gubernur Kalsel Keluarkan Surat Edaran Meningkatnya Kasus Covid-19

Gubernur Kalsel Keluarkan Surat Edaran Meningkatnya Kasus Covid-19

2574

Banjarbaru, Gatra.com - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor mengeluarkan surat edaran bernomor 443.33/612/Dinkes/2022 yang ditujukan kepada seluruh bupati dan walikota se Kalsel dalam menyikapi lonjakan kasus positif Covid -19 di Kalsel, dalam dua pekan terakhir.

Ada beberapa poin penting yang termaktub pada surat edaran yang dikeluarkan tanggal 3 Pebruari 2022 itu, yani melakukan pengawasan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi dan prokos pencegahan Covid-19 secara ketat di tempat, kegiatan masyarakat, pusat perbelajaan, pariwisata, fasilitas umum, tempat ibadah dan even kegiatan masyarakat.

“Kedua, melakukan screening dan pemeriksaan terhadap di tiap pintu masuk Kalsel seperti bandara, pelabuhan dan perbatasan darat antar provinsi, serta kegiatan berpotensi kerumunan,” katanya, Senin (7/2).

Ketiga, meningkatkan fungsi tracer, baik di jajaran Dinas Kesehatan, TNI dan Polri dengan melakukan pelacakan terhadap kasus konfirmasi minimal 80% dan minimal 15 orang konhtak erat dari setiap satu kasus konfirmasi.

Selanjutnya, tiap kasus konfirmasi yang ditemukan, harus dilakukan isolasi sesuai gejala dan dilakukan pengawasan oleh petugas fasilitas kesehatan (faskes) setempat.

Selain itu, menyiapkan dan mengaktifkan kembali isolasi terpusat di wilayah masing-masing.

“Melakukan rujukan kasus konfirmasi gejala sedang dan berat/kritis ke faskes rujukan Covid-19, sedangkan gejala ringan dan atau tidak bergejala dirawat di isolasi terpusat atau isolasi mandiri di rumah dalam pengawasan petugas faskes setempat,” ujarnya.

Selanjutnya kata Gubernur, melakukan evaluasi terhadap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mengikuti tren laju penularan, apabila ditemukan kasus konfirmasi di sekolah dan segera berkoordinasi dengan Satga Covid-19 setempat, untuk dilakukan tindakan pencegahan penghentian sementara PTM.

“Hasil konfirmasi yang memenuhi syarat untuk Whole Genime Sequencing (WGS) agar spesimen tersebut segera dikirim ke Litbang Kemenkes RI di Jakarta,” katanya.

Selain itu juga, meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 dengan mengoptimalkan vaksin yang tersedia dan menjangkau sasaran secara efektif dengan berbagai strategi khususnya sasaran lansia, anak dan sasaran berisiko lainnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS