Home Kesehatan Logistik Pangan Isoman Nihil

Logistik Pangan Isoman Nihil

Karanganyar, Gatra.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karanganyar, Jateng mengakui dilematis menyikapi banyaknya pasien isolasi mandiri. Saat ini, tak ada stok logistik pangan bagi mereka.

Kepala Dinsos Karanganyar, Sugeng Raharto mengatakan para perangkat desa sudah mengajukan permohonan sembako bagi warganya yang sedang isolasi mandiri. Idealnya, sembako dikeluarkan dari gudang Dinsos kemudian disalurkan ke mereka. Sembako itu berupa beras dan keperluan makan sehari-hari. Bantuan tersebut bertujuan membantu meringankan beban warga selama menjalani isolasi. Pada tahun lalu, Dinsos membeli ribuan paket untuk keperluan tersebut.

Sugeng mengatakan, pengajuan dari perangkat desa tersebut belum dapat dijawab.

"Kami akan berkonsultasi dulu ke bupati dan sekda. Di gudang Dinsos sudah tidak ada stok buat sembako isoman. Kami juga belum ada anggaran untuk membelinya," kata Sugeng kepada Gatra.com, Selasa (8/2).

Jumlah isoman hingga Senin (7/2) mencapai 201 orang. Sedangkan rawat inap sebanyak 19 orang. Jumlah isoman mengalami tren kenaikan. Sejauh ini tiga rumah isolasi terpusat (isoter) belum dibuka untuk umum. Padahal jika menempati isoter, seluruh kebutuhan harian mereka pasti dicukupi.

Sugeng mengatakan, kondisi keuangan dinas yang belum memungkinkan pengadaan sembako, disampaikan ke pemohon logistik bagi isoman. BPBD juga telah dilapori kondisi sulit itu, namun juga belum memberi solusi.

"Saya juga belum menyarankan agar meminta di pemdes. Kita tunggu semoga secepatnya ada petunjuk dari bupati dan sekda," katanya.

Terdapat opsi pengadaan logistik dengan sumber APBD perubahan namun mekanisme mendahului pembahasan.

"Apabila dengan mendahului anggaran perubahan, tetap dengan petunjuk pimpinan. Hari ini kita langsung meminta arahan," katanya.


 

1121