Home Kesehatan Serahkan Penghargaan, Wali Kota Minta Penanganan Covid-19 Terus Dioptimalkan

Serahkan Penghargaan, Wali Kota Minta Penanganan Covid-19 Terus Dioptimalkan

Salatiga, Gatra.com - Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM, menyerahkan penghargaan kepada 19 personil yang berperan aktif dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Salatiga. Empat di antaranya penghargaan dari Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah.

Penyerahan dilakukan melalui Apel Luar Biasa dalam rangka Penyerahan Penghargaan Penanganan Covid-19 di Wilayah Kota Salatiga yang berlangsung di halaman Pemkot Salatiga, Senin, (21/2).

Dalam kesempatan itu pula, Wali Kota menyerahkan piagam penghargaan kepada beberapa unsur Forkopimda, yakni kepada Kajari, Kapolres, Danrem 0714, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, dan Sekda Kota Salatiga.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada segenap jajaran tenaga kesehatan, perangkat daerah, seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi terbaiknya dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Salatiga.

Baca Juga:

Gelar Rapat Dengar Pendapat, Wali Kota Minta Masukan Terkait RPD

Wali Kota dalam sambutannya menyebutkan bahwa, memasuki tahun ketiga Pandemi Covid-19, tuntutan akan penguatan peran dan sinergi dari berbagai pihak masih perlu untuk dioptimalkan. Menurut data tanggal 20 Februari 2022, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Salatiga telah mencapai 472 orang, dan kontak erat sebanyak 773 orang.

“Hal ini muncul karena masih adanya tantangan-tantangan yang perlu untuk kita selesaikan bersama. Diantaranya, perilaku masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan maupun dukungan masyarakat dalam pelaksanaan 3T, yakni Testing, Tracing, Treatment yang belum optimal,” ujarnya.

Menurutnya, tak hanya itu, pengendalian mobilitas penduduk yang terkait dengan letak geografis Kota Salatiga juga menjadi sebuah tantangan tersendiri. “Sebagai kota transit dan berada di tengah-tengah Kabupaten, serta kepatuhan warga dalam menjalani isoman atau isoter karena alasan ekonomi, juga masih menjadi tantangan yang perlu disikapi bersama,” papar Yuliyanto.

Meskipun masih banyak tantangan yang muncul, namun ia tetap optimis, bahwa Kota Salatiga mampu menghadapi gelombang Pandemi Covid-19. Hal itu dikarenakan adanya sinergitas yang baik antara berbagai elemen di Kota Salatiga, dimana beberapa di antaranya menerima penghargaan pada apel tersebut.

“Namun saya meminta supaya penghargaan ini tidak lantas dimaknai sebagai peluit yang menandai selesainya pertandingan. Melainkan harus dijadikan sebagai alarm bahwa tugas dan tanggung jawab kita masih harus terus diperkuat dan dioptimalkan. Kota Salatiga masih memerlukan peran dan sinergi dari panjenengan semua, sampai pemulihan akibat pandemi ini dapat benar-benar dituntaskan,” sebutnya.

Terkait keputusan pemerintah pusat yang akan menetapkan status pandemi sebagai endemi, lanjut Wali Kota, Pemkot Salatiga menyusun Road Map Strategi Transisi, yang mana strategi tersebut meliputi pemantapan regulasi dan edukasi, implementasi 3T, pemenuhan 5M, pemberlakukan pembatasan kegiatan, pemantauan kasus COVID-19 berbasis wilayah terkecil, penanganan dampak (sosial, ekonomi, dan budaya), vaksinasi serta monitoring dan evaluasi terpadu.

“Saya minta, semua elemen harus sepakat, harus satu visi, supaya derajat kesehatan masyarakat yang merupakan pilar utama pendukung terselenggaranya pembangunan, dapat terwujud secara maksimal,” tandasnya.

155