Home Sumbagsel Gubernur Sumsel Minta Semen Baturaja Tingkatkan Target Produksi

Gubernur Sumsel Minta Semen Baturaja Tingkatkan Target Produksi

Palembang, Gatra.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, meminta kepada jajaran Direksi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau dikenal SMBR untuk meningkatkan target produksi.

“Peningkatan target itu perlu dilakukan. Keberadaan semen import juga perlu diwaspadai, sehingga pasar dari produk semen kita terjaga,” ujarnya usai menerima kunjungan kerja Direksi PT Semen Baturaja di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (30/3).

Menurutnya, agar eksistensi Semen Baturaja terus meningkat tentu harus dibentuk juga kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Kalau ada kerja sama, tentu saya bisa instruksikan setiap daerah khususnya proyek pemerintah harus menggunakan Semen Baturaja. Bupati dan wali kota juga bisa mengharuskan jajaran untuk menggunakan Semen Baturaja di setiap pembangunan yang diselenggarakan pemerintah,” katanya.

Dengan begitu, sambungnya, pasar Semen Baturaja akan lebih meningkat. “Ya, minimal setiap kegiatan pembangunan yang kita lakukan menggunakan produk lokal,” ujarnya.

Selain itu, Deru juga meminta kepada jajaran Direksi PT Semen Baturaja yang baru untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Mengingat SMBR telah mencatatkan kinerja positif pada 2021 lalu.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Baturaja, Daconi menyambut baik gagasan yang diberikan Gubernur Deru. “Gagasan pak gubernur tentu sangat baik. Kita yakin melalui langkah itu, produksi PT Semen Baturaja akan lebih meningkat. Sehingga penggunaan produk ini bukan untuk lokal, tapi juga daerah lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko M. Jamil, menjelaskan perseroan berhasil melalui situasi sulit di masa pandemi Covid-19 dengan membukukan volume penjualan sebesar 1,9 juta ton atau meningkat satu persen dari tahun 2020. Perseroan juga mampu mempertahankan pangsa pasar di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yakni 31 persen. Lalu, peningkatan pangsa pasar terjadi di wilayah Lampung yang mencapai 29 persen atau naik satu persen (yoy).

“Dari sisi kinerja keuangan, perseroan memaksimalkan penjualan dengan capaian 1,8 triliun atau meningkat dua persen dari realisasi tahun 2020. Sehingga kinerja laba bersih Perseroan tumbuh 372 persen menjadi Rp51,8 miliar pada tahun 2021,” katanya.

1059