Home Ekonomi Apa Lagi Setelah Toyota Kijang Innova EV Concept?

Apa Lagi Setelah Toyota Kijang Innova EV Concept?

Jakarta, Gatra.com - PT Toyota-Astra Motor menegaskan Kijang Innova EV Concept yang dipamerkan di IIMS 2022 belum akan dijual. Mobil yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak ini masih dalam tahap studi dan akan terus dikembangkan.

Model yang sudah dikembangkan sejak dua tahun terakhir ini, sebagian besar kontribusi para insinyur Indonesia di Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

“Kehadiran Toyota Kijang Innova EV Concept menjadi bukti bahwa Toyota sangat memperhatikan dan mendukung kebijakan Pemerintah dalam membangun ekosistem yang ramah lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia ke depannya,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jumat (1/4).

Kehadiran Toyota Kijang Innova EV Concept menandakan keseriusan Toyota untuk masuk ke segmen BEV (baterai Electric Vehicle) setelah cukup kuat mengembangkan teknologi hybrid (hybrid Electric Vehicle). "Lewat model konsep ini, Toyota akan mengalihkan fokus ke BEV. Setelah Innova akan ada model-model lain yang diluncurkan secara bertahap," kata Direktur Pemasaran Toyota Anton Jimmi Suwandy.

Secara global Toyota Motor Corporation sudah mengumumkan rencana untuk meluncurkan lebih banyak lagi BEV model, tidak hny hybrid. September tahun lalu Toyota sudah berkomitmen meluncurkan 30 model BEV hingga akhir 2030. baik Lexus maupun toyota. Kendaraan penumpang maupun niaga. Nantinya 35 % model Toyota global akan BEV model. Toyota di Indonesia juga akan mengikuti arahan itu.

Para insinyur Toyota di Indonesia ingin menciptakan mobil listrik yang paling cocok dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang sangat beragam juga cocok dengan kondisi geografis dan ekosistemnya yang juga sangat bervariasi. Dalam proses pengembangannya itu, kisah Anton, para insinyur Indonesia melakukan banyak improvement yang sangat khas untuk kondisi di Indonesia.

Meski belum memasuki tahap komersial, Kijang Innova EV Concept telah melalui tahap quality and safety assurance dan standar Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

TAM secara resmi juga mengumumkan, mulai April 2022 semua tipe kendaraan Toyota yang menggunakan bahan bakar diesel telah memenuhi standard emisi Euro 4. Karena ada penambahan komponen ada perubahan harga yang diaplikasikan pada varian diesel ini.

"Contoh Toyota Fortuner ada kenaikan sekitar Rp11 jutaan, Toyota Hilux Rp8 jutaan. Kenaikan harga itu tidak hanya karena penerapan Euro4 saja tapi juga kontribusi PPn 11 persen dan kenaikan harga material meskipun tidak seluruhnya diserap konsumen,".

260