Home Olahraga Villarreal Benamkan Juventus, Singkirkan Bayern Munchen, Emery: Kuncinya Kerja Keras

Villarreal Benamkan Juventus, Singkirkan Bayern Munchen, Emery: Kuncinya Kerja Keras

Munchen, Gatra.com - Villarreal berhasil melenggang ke babak semifinal Liga Champions. Tim berjuluk Kapal Selam Kuning itu menyingkirkan klub raksasa asal Jerman Bayern Munchen dengan skor agregat 2-1.

Ini merupakan capaian kedua Villarreal menembus babak semifinal Liga Champions, usai melakukannya pada musim 2005/06.

Baca Juga:

Real Madrid Takluk, Chelsea Gagal Melaju

Saat itu, Villarreal yang diarsiteki Manuel Pellegrini, diperkuat nama-nama seperti Juan Roman Riquelme, Juan Pablo Sorin, dan Diogo Forlan. Sayangnya, langkah mereka terhenti oleh Arsenal.

Kini, dibawah kendali Unai Emery, tim asal Spanyol ini melaju ke babak empat besar. Emerey sendiri pada musim lalu berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Europa kepada Villarreal.

Sebelum menyingkirkan Munchen, Villarreal berhasil mendepak Juventus dengan skor agregat 4-1. Usai bermain imbang 1-1 di Spanyol, mereka melumat Juventus 3-0 saat berlaga di Italia.

Baca Juga:

Villarreal Amankan Tiket 4 Besar, Bayern Munchen Tersingkir

Emery memuji soliditas pertahanan timnya dan kerja keras yang dilakukan timnya di pertandingan melawan Munchen.

“Itu adalah pertandingan yang sempurna di pertahanan. Ini satu-satunya cara melawan tim seperti ini dengan kemampuan menyerang yang hebat. Kami akan mendapatkan peluang kami karena kami memiliki pemain yang memberikan segalanya," tegasnya, seperti dilansir dari situs resmi klub.

Menurutnya, ada banyak persiapan dalam membangun permainan. Klub selalu mengambil langkah-langkah yang diperlukan. "Ini semua adalah kekuatan yang membantu kami memberikan yang terbaik yang kami bisa. Perasaan saya adalah kepuasan," sebutnya.

Baca Juga:

Munchen Usung Misi Balas Dendam, Villarreal Siap Ukir Sejarah

Dia menambahkan, timnya harus melangkah selangkah demi selangkah. 'Kami akan menikmati semifinal. Kami bersiap untuk pertandingan ini, yang kami tahu sulit, dan kami mendapat keuntungan di kandang. Kami akan mempersiapkan diri untuk semifinal dengan cara yang sama, siapa pun yang kami hadapi," katanya.

Sepak bola, katanya, adalah perasaan dan mewakili banyak orang. Timnya tahu bahwa mereka berutang kepada mereka.

"Setiap orang memiliki peluang dan semuanya didasarkan pada kerja keras dan persiapan. Saya bangga dengan proyek ini dan memiliki saat-saat bahagia seperti ini di kompetisi ini," tandasnya.

145