Home Kebencanaan Talud Ambrol, Bocah Semata Wayang Tewas

Talud Ambrol, Bocah Semata Wayang Tewas

Karanganyar, Gatra.com- Seorang bocah usia 10 tahun asal Dusun Nglorog Desa Berjo Ngargoyoso Karanganyar Jateng tewas dunia akibat tertinbun talud jalan yang ambrol pada Sabtu (23/4) pukul 14.00 WIB. Butuh waktu satu jam mengeluarkan tubuhnya dari timbunan tanah.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi tanpa ada tanda-tanda bencana alam bakal menerjang. Cuaca pun cerah. Hanya saja sempat terjadi hujan deras pada beberapa hari terakhir. Sebelum kejadian korban bernama Jonathan Puri Bandana sedang bersepeda bersama dua temannya, Alif Mufid Abiu (10) dan Brian Setyo Widodo (11). Ketiganya menghampiri seorang temannya lagi di lokasi seberang talud.

Dengan memanggil nama temannya itu, mereka berharap ia segera keluar lalu main sepedaan bersama. Posisi Jonathan berada di paling belakang dan tepat di bawah tebing setinggi 15 meter.

Tiba-tiba terdengar suara gemuruh diikuti guguran material talud. Alif yang berada paling depan berhasil menjauh, begitu merasakan bahaya mengancam. Begitu pula Brian. Namun Jonathan tak sempat menghindari bongkahan besar tanah yang menimpa tubuhnya seketika. Berton-ton tanah padat menghujani sang bocah berikut sepedanya sampai tak terlihat sama sekali.

Kapolsek Ngargoyoso, AKP Yulianto mengatakan para warga langsung merapat ke lokasi. Teman-teman korban berteriak bahwa Jonathan tertimbun talud. Tanpa peralatan memadai dan khawatir terjadi longsor susulan, warga memilih menanti bantuan. Setelah bantuan datang, mereka mulai menggali secara berhati-hati. Dalam waktu satu jam, tubuh korban ketemu dalam kondisi meninggal dunia. Sepedanya masih utuh berada tak jauh di dalam bongkahan tanah.

"Setelah ditemukan dan dipastikan sudah meninggal dunia, korban disucikan kemudian dimandikan," kata Kapolsek. Korban merupakan putra semata wayang pasangan Purwanto dan Qori Megawati.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS