Home Kalimantan Dugaan Kolusi dalam Tender EO Acara Hari Jadi Kotabaru, Ini Pengakuan Salah Satu Peserta Lelang

Dugaan Kolusi dalam Tender EO Acara Hari Jadi Kotabaru, Ini Pengakuan Salah Satu Peserta Lelang

Kotabaru, Gatra.com - Lelang Penunjukkan Event Organizer (EO) untuk perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-72 diduga ada permainan. Kabar ini berhembus menjelang diumumkannya nama-nama pemenang tender pada Senin, (25/4) esok. Kecurigaan itu berdasar sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan penentuan pemenang lelang.

Setidaknya hal ini diungkapkan salah satu peserta lelang yang namanya minta dirahasiakan, Ahad(24/4). Menurutnya ada sejumlah dugaan kejanggalan pada proses lelang, sehingga patut dipertanyakan.

“Mulai tidak adanya keterbukaan harga penawaran, juga tidak adanya keterbukaan dalam proses penilaian informasi dan kelengkapan administrasi. Dan parahnya lagi, diduga adanya permainan dengan salah satu peserta lelang yang diduga tidak memiliki kelengkapan administrasi seperti sertifikasi, surat dukungan dan beberapa administrasi lainnya,” ungkap sumber ini.

Kondisi ini dinilai tidak sehat, dan mencederai langsung pelaksanaan Hari Jadi Kotabaru tanggal 1 Juni 2022 mendatang. Apalagi saat ini era keterbukaan informasi dan harapan terciptanya good government, mengharuskan aparatur negara yang berkomitmen tinggi menjauhi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Namun nyatanya dugaan itu terlihat di lapangan. Salah satunya adanya proses loading peralatan yang sudah dilaksanakan terlebih dahulu pada hari sabtu tanggal 23 April 2022, ada 6 truk peralatan sudah sampai lokasi, milik salah satu peserta lelang yang diduga adalah pemenang lelang tersebut,” kata sumber itu menyesalkan praktek tak sehat tersebut.

Ironinya lagi , sambungnya, pengumuman pemenang lelang belum dilaksanakan dan waktu penetapan pengumuman jatuh pada hari Senin (25/04) besok serta masih dalam masa sanggah.

Sedangkan waktu penunjukan penyedia barang/jasa jatuh pada tanggal 4 Mei 2022 mendatang. Sehingga disinyalir adanya proses 'permainan' dan 'kesepakatan' tersembunyi antara Pokja dan PPK lelang dengan salah satu peserta lelang.

Gatra.com mencoba melakukan konfirmasi atas dugaan ini kepada Sekda Kabupaten Kotabaru, Said Akhmad  via telepon, namun tidak menjawab, termasuk p[esan melalui aplikasi WA tidak ada balasan. Demikian pula dengan Kabag Tapin Pemkab Kotabaru, Melinda yang coba dikonfirmasi juga tidak ada jawaban.

Sementara salah satu sumber di kalangan pemerintahan menyebutkan, jika lelang penunjukkan jasa EO masih berjalan dan sesuai tahapan tender lelang EO tanggal 25 April 2022 untuk pembuktian dan penetapan pemenang. Hal ini bisa dilihat dari data yang tercantum pada LPSE.Kotabari.go.id.

“Lelang hari jadi masih sedang berjalan, kalau kita lihat tahapan tender lelang EO tanggal 25 April, pembuktian dan penetapan pemenang. Sementara kita belum bertemu dengan teman-teman yang menangani tender EO,” sebut salah satu tim panitia lelang yang meminta namanya dirahasiakan saat dihubungi Gatra.com, Ahad (24/4) siang.