Home Regional Kapolda Jateng Perintahkan Jajaran Reserse Siaga, Jangan Ada Perampokan Selama Lebaran

Kapolda Jateng Perintahkan Jajaran Reserse Siaga, Jangan Ada Perampokan Selama Lebaran

1395

Semarang, Gatra.com- Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan jajaran reserse siaga agar jangan sampai ada kejadian kriminal seperti perampokan selama Lebaran 2022.

Oleh karenanya, Kapolda Jateng meminta agar kring reserse di seluruh jajaran Polres untuk diaktifkan secara optimal.

“Para Kasat Reskrim seluruh Polres di Jateng agar mengoptimalkan kring reserse di wilayah masing-masing. Jangan sampai ada kejadian kriminal seperti perampokan dan perampasan ada di wilayah Jateng,” katanya dalam rilis kepada wartawan, Minggu (24/4).

Dalam pengamanan Lebaran, lanjut Kapolda Jateng yang dilakukan bersama stakeholder terkait, tidak hanya terpusat pada kegiatan pengamanan arus mudik Lebaran saja, tetapi juga untuk menjamin keamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Karena menjelang Lebaran aktivitas ekonomi warga juga meningkat, sehingga berpotensi kerawanan mengundang pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Polda Jateng mengadakan operasi preventif menjelang Lebaran yang dilaksanakan mulai tanggal 23-28 April 2022 untuk memetakan kerawanan Kamtibmas di pasar, toko emas dan sebagainya.

“Langkah ini dilakukan untuk memberi rasa aman pada masyarakat dari gangguan kriminalitas,” ujar Ahmad Luthfi.

Kapolda Jateng juga menginstruksikan anggota Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Babinsa TNI untuk memantau ketersediaan bahan pokok di pasar dan pertokoan.

Jangan sampai terjadi penimbunan sehingga membuat warga kesulitan memperoleh bahan pokok termasuk minyak goreng.

“Sejauh ini ketersediaannya bahan pokok dan minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tapi tetap perlu dipantau,” katanya.

Kapolda Jateng menambahkan, menjelang mudik Lebaran segera didirikan pos pengamanan di wilayah perbatasan seperti di Klaten dan Brebes untuk memantau pergerakan orang dan barang serta keramaian massa.

Sedangkan pada pengamanan jalan tol telah menyiapkan tim pengurai pada puncak arus mudik Lebaran pada tanggal 28-30 April dan arus balik pada 6-8 Mei 2022.

“Untuk pengamanan Lebaran menggelar Operasi Ketupat Candi. Seluruh personil yang terlibat harus menghayati tugas masing-masing dan meniatkan tugas yang dilakukan sebagai ibadah,” ujarnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS