Home Regional 1.000 Paket Bansos Tak Diambil, Dikembalikan ke Negara

1.000 Paket Bansos Tak Diambil, Dikembalikan ke Negara

Karanganyar, Gatra.com- Satgas bansos diminta mengembalikan jatah penerimanya ke pemerintah, apabila sasaran pindah alamat, meninggal dunia atau sudah sejahtera. Bantuan jangan dialihkan ke orang lain secara non prosedural.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP, Paryono kepada Gatra.com, Minggu (24/4). Ia mengatakan, saat ini sedang mengawasi pembagian bantuan pangan non tunai (BPNT) yang dibarengkan pembayaran bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng. Ia melakukan pengawasan di dapil IV Jateng yakni Sragen, Karanganyar dan Wonogiri.

Di sejumlah daerah masih berlangsung pembagiannya. Menurut Paryono, belum muncul kendala berarti. Hanya saja, terdapat catatan nama penerima yang tak mengambilnya, didasari pada pembayaran BPNT pada periode lalu. Di Karanganyar sekitar 1.000 orang tak mengambilnya. Kantor Pos Karanganyar memberikan waktu pengambilan maksimal sampai tanggal 25 April 2022. Penyaluran berlangsung 15-24 April 2022.

"Kami mengapresiasi satgas dan Kantor Pos yang selesai membagikan sebelum lebaran. Pasti ada kendala satu dua. Namun enggak sampai berlarut-larut," katanya.

Di Karanganyar, BLT migor diberikan ke 54.614 keluarga penerima manfaat (KPM). Ia mengakui data sosial dinamis. Oleh karena itu diperlukan pemutakhiran secara berkala. Bantuan tak boleh tiba-tiba terserap dari sasaran yang meninggal dunia, pindah alamat dan sudah sejahtera. Kasus tersebut biasanya karena bantuannya dialihkan ke orang lain secara potong kompas.

"Kembalikan ke negara. Jangan khawatir warga miskin tidak kebagian. Tinggal diajukan saja ke satgaskin. Lalu akan diproses sesuai aturan hingga menerima SK warga miskin. Baru kemudian bantuan dapat disalurkan ke mereka," katanya.

Ia juga mengomentari penyaluran tunai BPNT mulai tahun ini. Menurutnya, cara itu lebih fleksibel dan meminimalisasi penyelewengan jika BPNT dengan sembako.

"Setelah semua bantuan selesai dibagikan, kami akan rapat kerja dengan bu mensos. Apa saja temuan di lapangan dan bagaimana menyikapi dan mengevaluasinya," katanya.

Kepala Kantor Pos Karanganyar, Luluk Maulidia mengatakan jadwal pembagian BLT migor sudah dilalui. Diakuinya, dana yang tak diambil memang kembali ke negara.

"Dinanti mengambil pada tanggal 25 bagi yang tertunda kemarin. Setelah tanggal ini memang ada perpanjangan lagi tapi belum tahu sampai kapan. Yang diwakilkan bisa asalkan masih satu KK. Hanya itu mekanismenya. Enggak bisa dialihkan ke orang lain," katanya.

3929