Home Teknologi Asteroid Apollo, 18 Kali Monas, Secepat 20 Kali Peluru, Meluncur Menuju Bumi

Asteroid Apollo, 18 Kali Monas, Secepat 20 Kali Peluru, Meluncur Menuju Bumi

Jakarta, Gatra.com- Asteroid seukuran 18 kali Monumen Nasional (Monas) meluncur ke arah Bumi pada 27 Mei. Asteroid meluncur melewati Bumi dengan kecepatan 47.200 mil per jam atau 20 kali kecepatan peluru. Live Science, 22/05.

Asteroid 7335 (1989 JA), sebuah asteroid besar akan melakukan pendekatan ke Bumi pada 27 Mei, menurut NASA Center for Near Earth Object Studies (CNEOS). Jangan takut: Asteroid 7335 (1989 JA), 'melambai' ke planet kita dari jarak sekitar 2,5 juta mil (4 juta kilometer) — atau hampir 10 kali jarak rata-rata antara Bumi dan bulan.

Namun, mengingat ukuran batu luar angkasa yang sangat besar (berdiameter 1,1 mil, atau 1,8 km) dan relatif dekat dengan Bumi, NASA telah mengklasifikasikan asteroid itu sebagai "berpotensi berbahaya," yang berarti ia dapat melakukan kerusakan besar pada planet kita jika orbitnya berbelok dan batu itu memukul Bumi.

Menurut NASA, 7335 (1989 JA) adalah asteroid terbesar yang akan melakukan pendekatan dekat ke Bumi tahun ini. Para ilmuwan memperkirakan asteroid itu bergerak dengan kecepatan sekitar 47.200 mph (76.000 km/jam), atau 20 kali lebih cepat dari peluru yang melaju kencang. Batu itu tidak akan membuat pendekatan lagi sampai 23 Juni 2055, ketika ia akan melewati lebih jauh dari Jumat ini, atau dalam jarak sekitar 70 kali jarak antara Bumi dan bulan.

Asteroid ini adalah salah satu dari lebih dari 29.000 objek dekat Bumi (NEO) yang dilacak NASA setiap tahun. NEO mengacu pada objek astronomi apa pun yang melintas dalam jarak sekitar 30 juta mil (48 juta km) dari orbit Bumi, menurut NASA. Sebagian besar benda-benda ini sangat kecil; 7335 (1989 JA) berukuran lebih besar dari sekitar 99% NEO yang diawasi NASA.

Asteroid 7335 (1989 JA) juga masuk ke dalam kelas asteroid yang disebut kelas Apollo — yang mengacu pada asteroid yang mengorbit matahari dan secara berkala melintasi orbit Bumi, Live Science sebelumnya melaporkan. Para astronom mengetahui sekitar 15.000 asteroid semacam itu.

NASA memantau NEO seperti ini dengan cermat, dan baru-baru ini meluncurkan misi untuk menguji apakah asteroid yang berpotensi berbahaya suatu hari nanti dapat dibelokkan dari jalur tabrakan dengan Bumi. Pada November 2021, NASA meluncurkan pesawat luar angkasa yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART), yang akan bertabrakan langsung dengan asteroid Dimorphos selebar 525 kaki (160 meter) pada musim gugur 2022.

Tabrakan itu tidak akan menghancurkan asteroid , tetapi itu mungkin sedikit mengubah jalur orbit batu angkasa itu, Live Science melaporkan sebelumnya.

299