Home Kebencanaan Terdampak Banjir Rob, Warga Kampung Nelayan Pilih Tidur di Atas Perahu

Terdampak Banjir Rob, Warga Kampung Nelayan Pilih Tidur di Atas Perahu

Kendal, Gatra.com - Terdampak banjir rob atau air laut pasang, sebanyak 1.350 warga kampung nelayan di Kelurahan Karangsari dan Bandengan memilih untuk tidak mengungsi. Ribuan warga ini lebih memilih tidur di atas perahu yang setiap hari digunakan untuk melaut dan menangkap ikan.

Ribuan warga tersebut terdiri dari 476 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Kelurahan Bandengan dan 450 KK di Kelurahan Karangsari Kecamatan Kendal Kota. Dari dua kelurahan ini banjir rob terparah terjadi di Kampung Gisik Karangsari. Air banjir rob menggenangi seluruh jalan dan gang-gang di kampung ini. 

Tak hanya itu, air banjir rob juga masuk ke dalam rumah, menggenangi sebagian besar rumah warga Kampung Gisik Karangsari, sehingga mengganggu aktivitas warga. Namun demikian, warga tetap memilih bertahan daripada harus mengungsi.

Santoso (35) warga Kampung Gisik Karangsari mengatakan, banjir rob kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah terjadi dalam kurun waktu puluhan tahun. Tinggi air rob bervariasi antara 50 cm hingga mencapai 1 meter.

"Rumah saya tergenang banjir sudah tiga hari. Warga di sini belum ada yang mengungsi. Mereka memilih tidur di perahu dan sebagian lainnya tidur di rumah saudaranya yang bangunannya tinggi sehingga tidak kemasukan air rob," terang Santoso, Rabu (25/5).

Hal senada juga disampaikan Ina seorang ibu rumah tangga yang mengatakan bahwa banjir rob kali ini adalah banjir rob terbesar selama bertahun-tahun lamanya. "Saya menumpang di rumah tetangga karena rumah saya terendam banjir," ungkapnya.

Dampak banjir rob yang diakibatkan cuaca buruk juga menyebabkan para nelayan di kampung ini tidak bisa melaut lebih dari sepekan. "Terakhir melaut kami hanya mendapatkan hasil Rp20 ribu. Tangkapan ikannya lagi sepi," kata Darmanto yang kesehariannya sebagai seorang nelayan.

Sementara itu, Camat Kendal Kota, Asyiati Rosyadah membenarkan jika Kelurahan Karangsari merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir rob. "Saya menghimbau warga tetap berhati-hati dan waspada terhadap musibah ini. Semoga banjir ini cepat surut," tuturnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membuang sampah agar tidak menyebabkan terjadinya banjir.

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS