Home Ekonomi Waspada! 33 Sapi Kedapatan Positif PMK di Riau, Mengancam Puluhan Ribu Lainya

Waspada! 33 Sapi Kedapatan Positif PMK di Riau, Mengancam Puluhan Ribu Lainya

Pekanbaru,Gatra.com - Sebanyak 33 ekor sapi di Riau positif terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Faralinda Sari, kasus PMK tersebut didapati di tiga wilayah, meliputi: Kabupaten Indragiri Hilir (11 ekor), Kabupaten Siak (17 ekor) dan Kabupaten Rokan Hulu (5 ekor).
 
"Untuk sementara tidak dibolehkan mengeluarkan ternak dari daerah kasus," ungkapnya, Jum'at (3/6).
 
Dikatakan Farlinda, pihaknya telah menghimbau ketiga wilayah tersebut, agar antisipatif melaporkan kasus sapi terserang PMK, supaya obat-obatan bisa segera disediakan.
 
Terkait kesiapan menghadapi hari raya kurban, Farlinda menyebut kasus PMK menjadi tantangan tersendiri bagi pengadaan hewan kurban. Sebab, wabah tersebut membuat mobilitas hewan kurban antar wilayah menjadi sulit dilakukan,khususnya di daerah yang terpapar PMK.
 
Sebagai gambaran, saban tahun Riau harus mendatangkan puluhan ribu sapi kurban dari luar provinsi. Menurut Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat, pasokan sapi lokal untuk kurban hanya 30 persen dari total kebutuhan. Angka tersebut setara 12 ribu ekor lebih dari total kebutuhan sekitar 42 ribu ekor sapi kurban. 
 
"Kebanyakan dipasok dari luar daerah, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Lampung. Sedangkan di Pulau Sumatera ini cuma Provinsi Bengkulu yang belum didapati kasus PMK," bebernya.
 
Adapun Pemprov Riau menggelar 5 pos checkpoint untuk mengantisipasi sebaran PMK. Posko tersebut  di Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu, yang berbatasan langsung dengan Sumatra Utara.
 
Kemudian di Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuansing yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Lalu, di Selensen Kabupaten Indragiri Hilir yang berlokasi di perbatasan Riau-Jambi, tempat masuk sapi dari Lampun dan Jawa. 
53