Home Regional Jumlah Tenaga Kesehatan Haji Berkurang

Jumlah Tenaga Kesehatan Haji Berkurang

Batang, Gatra.com – Pembatasan jumlah calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun ini dilakukan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi. Selain calon jemaah haji, pengurangan juga dilakukan terhadap jumlah petugas haji.

Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Batang, dr Edi Samiaji mengatakan, jumlah calon jemaah haji dan petugas kesehatan atau TKHI yang diberangkatkan pada tahun ini hanya separuh dari keseluruhan.

“Yang tadinya satu kloter berisi 360 jamaah dilayani oleh satu dokter dibantu dua perawat, untuk tahun ini satu dokter hanya dibantu satu perawat,” katanya, Sabtu (4/6).

Meski jumlah TKHI berkurang, Edi memastikan pelayanan yang diberikan kepada calon jemaah haji tetap akan dilakukan secara maksimal. Sebelumnya, TKIH juga sudah mendapat pelatihan terintegrasi dengan Kementerian Agama Surakarta selama sepekan.

"Pelayanan tetap diupayakan maksimal sehingga jemaah haji mendapat kelancaran saat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah selama di Tanah Suci,” ujarnya.

Edi menyebutkan, total petugas kloter yang diberangkatkan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah haji di Tanah Suci berjumlah empat orang. "Terdiri dari ketua kloter, pembimbing haji, dokter kloter dan paramedis," ujarnya.

Kuota calon jemaah haji Kabupaten Batang pada ibadah haji perdana setelah dua tahun pandemi Covid-19 sebanyak 393 orang. Dari jumlah itu, 14 orang menunda keberangkatan karena berbagai faktor.

Kuota yang kosong tersebut kemudian diganti dengan 11 orang dari cadangan. Dengan demikian total calon jemaah haji yang diberangkatkan berjumlah 390 orang.

1092