Home Lingkungan Puri Ageng Blahbatuh-TNI AL Jalin Kerja Sama Kelola Sampah Laut Berbasis Digital

Puri Ageng Blahbatuh-TNI AL Jalin Kerja Sama Kelola Sampah Laut Berbasis Digital

Jakarta, Gatra.com – Puri Ageng Blahbatuh dan TNI Angkatan Laut (AL) menjajaki kerja sama dalam mengelola sampah laut berbasis digital melalui program Mulung Parahita. Sebagai langkah awal, program ini menjalankan kick off meeting untuk kampanye lingkungan Solo Triathlon sejauh 1.293 km dari Bali menuju Jakarta salama 30 hari dalam kampanye kedua bertajuk “The Rising Tide”.

Kampanye ini diharapkan akan menjadi bagian gelombang perubahan untuk pemulihan lingkungan yang sejalan dengan komitmen global dan pemerintah Indonesia, dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals dan menyelesaikan masalah lingkungan, sekaligus berkontribusi dalam penanggulangan bencana perubahan iklim dan cuaca global dan perbaikan lingkungan yang berkelanjutan melalui ekosistem penanganan lingkungan.

Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Ngurah Kakarsana, menyambut bahagia kerja sama ini. “Ke depannya kami di Bali dan seluruh masyarakat bersama TNI AL untuk menjaga laut kita tidak boleh tercemar karena pantauan kami sampah di laut itu sangat mengkhawatirkan,” ujarnya dalam konferensi pers Selasa (7/6).

Karena itu dengan adanya kerja sama dengan TNI AL, sambungnya, ke depan akan gencar mengkampanyekan kesadaran masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga lingkungan. "Terutama pengelolaan sampah plastik yang bersumber dari rumah tangga sehingga aliran sungai yang mengarah ke laut itu bisa kita kurangi,” jelas Kakarsana.

Sementara itu, pendiri Parahita Mulung, Yansyah, menjelaskan mengenai konsep dasar dijalankannya program ini. “Ini adalah gerakan akar rumput yang mendorong komitmen bersama tumbuh daris eluruh elemen bangsa yang ada di Indonesia,” katanya.

Ia ingin memberikan pesan kepada seluruh elemen bangsa bahwa akan ada kesulitan dan kemustahilan yang akan kita hadapi. "Kitalah yang memulai perubahan esok hari. Kalau bukan kita, tidak ada lagi yang memulai,” tandas Yansyah.

Dengan kerja sama ini, Mulung Parahita berharap bisa menciptakan inovasi ekosistam penangana lingkungan yang menggerakkan desa-desa pesisir untuk bersama-sama menjalankan pengelolaan sampah berbasis sumber secara digital dan mewujudkan ekonomi sirkular.